Teheran, Purna Warta – Presiden Iran dan Mesir membahas perluasan hubungan dan menekankan pentingnya persatuan di antara negara-negara Muslim untuk melawan kejahatan yang terus dilakukan oleh rezim Israel.
Baca juga: Pezeshkian: Persatuan Islam Satu-satunya Jalan untuk Menghentikan Agresi Zionis
Presiden Masoud Pezeshkian dan Presiden Abdel Fattah el-Sisi bertemu di sela-sela KTT Luar Biasa Arab-Islam di Doha pada hari Senin.
Pezeshkian menyuarakan optimisme tentang cepatnya terjalinnya hubungan formal antara Teheran dan Kairo, dan menyatakan kepuasannya atas pertukaran diplomatik yang telah berlangsung.
Ia mengatakan bahwa kedua negara, dengan sejarah dan warisan budaya yang kaya, dapat membangun kerja sama yang tidak hanya menguntungkan kedua negara tetapi juga komunitas Islam dan regional yang lebih luas.
Pezeshkian menegaskan kembali bahwa peningkatan kohesi dan solidaritas di antara negara-negara Muslim merupakan jalan paling efektif untuk melawan agresi Israel dan mendukung rakyat Palestina yang tertindas.
Ia mencatat bahwa Iran siap memperluas hubungan dengan Mesir atas dasar saling menghormati dan kepentingan bersama.
Baca juga: Iran dan Arab Saudi Serukan Persatuan Islam untuk Melawan Israel dan Membela Palestina
Presiden el-Sisi, di sisi lain, menyambut baik kemajuan yang dicapai dalam interaksi bilateral dan menyoroti potensi besar Iran dan Mesir untuk bekerja sama dalam memajukan kepentingan kedua negara dan kawasan yang lebih luas.
Ia menekankan pentingnya sikap yang bersatu dan praktis di antara negara-negara Islam dalam menghadapi eskalasi kejahatan rezim Zionis, seraya menyebut kerja sama yang lebih erat antara negara-negara Muslim sebagai kebutuhan mendesak.


