Iran Bantah Tuduhan Campur Tangan di Lebanon

Teheran, Purna Warta – Iran tidak berniat ikut campur urusan dalam negeri Lebanon, kata Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Ali Larijani, seraya menuding AS telah menyusun rencana dan jadwal pelucutan senjata kelompok perlawanan.

Baca juga: Mesir Turun Tangan Mediasi antara Iran dan IAEA

Berbicara dalam konferensi pers setelah pertemuan terpisah dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Ketua Parlemen Nabih Berri di Beirut pada hari Rabu, Larijani menepis tuduhan campur tangan Iran di Lebanon.

Ia menyarankan para jurnalis untuk menghindari salah mengartikan sikap Iran, seraya menambahkan, “Saya bertanggung jawab atas keamanan negara saya. Iran tidak berniat mencampuri urusan negara (lain), termasuk Lebanon.”

Tanpa menyebut AS secara langsung, Larijani mengatakan campur tangan dalam urusan internal Lebanon berasal dari jarak ribuan kilometer oleh negara yang memberikan rencana dan jadwal tindakan kepada Beirut.

Menegaskan kembali dukungan Iran terhadap persatuan Lebanon, ia mengatakan kebijakan Republik Islam mengharuskan “negara-negara yang independen dan kuat di kawasan”, tidak seperti pihak luar tertentu yang mendorong penyerahan diri negara-negara di kawasan.

“Kami menekankan kerja sama yang bersahabat dengan negara-negara (kawasan), bukan perintah terjadwal. Kami percaya bahwa dialog yang ramah di Lebanon dapat menghasilkan keputusan yang baik,” tambah Larijani.

Baca juga: Presiden Iran Kecam Ketidakpedulian terhadap Kejahatan Israel

Ia menekankan bahwa Iran menghormati keputusan apa pun yang akan diambil pemerintah Lebanon dalam konsultasi dengan pihak perlawanan.

Ditanya tentang rekonstruksi Lebanon, Larijani mengatakan Iran akan menawarkan bantuan apa pun yang diperlukan dalam hal ini. “Pemerintah Lebanon harus mempersiapkan diri bagi negara-negara lain untuk membantu juga.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *