Iran Akan Menuntut Penuntutan Internasional terhadap Pelaku Serangan Lamerd

Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan Iran akan menggunakan semua cara yang tersedia untuk menegakkan keadilan dan mengupayakan hukuman bagi mereka yang memerintahkan dan melakukan serangan Lamerd, menekankan upaya diplomatik untuk mendokumentasikan kejahatan tersebut dan mengambil tindakan hukum melalui badan internasional.

Esmaeil Baqaei menyampaikan pernyataan tersebut saat berkunjung ke Lamerd di Provinsi Fars pada tanggal 12 September, di mana ia memberikan penghormatan kepada para korban agresi militer rezim AS dan Israel terhadap Iran, mengunjungi daerah-daerah yang rusak dan memeriksa gedung olahraga yang menjadi sasaran serangan tersebut.

Setibanya di Lamerd, Baqaei disambut oleh pejabat setempat dan sejumlah direktur kota dan administrasi. Dia kemudian mengunjungi pemakaman para martir di kota itu dan memberikan penghormatan kepada mereka yang tewas dalam agresi militer AS-Israel.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri menekankan perlunya menjelaskan dimensi kejahatan 28 Februari terhadap rakyat Iran kepada dunia dan menyerukan berbagai aspeknya untuk disampaikan kepada opini publik internasional.

Baqaei kemudian mengunjungi daerah pemukiman dan gedung olahraga yang menjadi sasaran serangan 28 Februari, mengamati secara langsung kerusakan dan kehancuran yang diakibatkan serangan tersebut.

Berbicara pada konferensi pers di gedung olahraga Lamerd yang dihadiri oleh jurnalis dalam dan luar negeri, Baqaei merujuk pada pembunuhan 21 warga Lamerd dalam agresi militer AS-Israel dan menekankan pentingnya mendokumentasikan dan menceritakan kembali dimensi kemanusiaan dari insiden tersebut.

“Setiap martir Lamerd sangat berharga dan berharga bagi bangsa Iran, dan darah mereka tidak akan sia-sia,” katanya.

Baqaei menggambarkan penargetan warga sipil dan daerah pemukiman sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan menekankan bahwa dimensi serangan tersebut harus dijelaskan secara akurat, obyektif dan komprehensif kepada masyarakat Iran dan global.

“Apa yang terjadi di Lamerd bukan hanya sebuah insiden lokal; namun, ini adalah contoh nyata dari konsekuensi serangan militer terhadap wilayah sipil dan masyarakat biasa, dan dimensi kejahatan ini harus diperhitungkan dengan baik untuk opini publik internasional,” katanya.

Juru bicara tersebut menekankan bahwa mendokumentasikan serangan, mengumpulkan bukti, mencatat kerusakan dan menyimpan rekening korban sangat penting untuk melanjutkan kasus ini.

“Dokumen-dokumen ini dapat digunakan untuk mengangkat masalah ini ke forum dan lembaga internasional dan untuk memeriksa tanggung jawab mereka yang melakukan serangan,” kata Baqaei.

Dia juga mengumumkan bahwa Iran sedang mengejar kasus hukum terkait serangan AS terhadap Lamerd melalui forum internasional. Baqaei menekankan bahwa aparat diplomatik Iran akan secara serius mengejar tuntutan keadilan, akuntabilitas dan hukuman bagi mereka yang memerintahkan dan melakukan kejahatan Lamerd, dengan menggunakan semua cara yang ada.

Beliau lebih lanjut menggarisbawahi perlunya mencegah distorsi fakta mengenai serangan tersebut, dengan mengatakan bahwa menceritakan secara akurat apa yang terjadi pada masyarakat Lamerd dan mendokumentasikan kematian serta konsekuensi dari kejahatan tersebut adalah bagian dari tanggung jawab aparat diplomatik untuk menginformasikan opini publik dunia tentang dimensi kemanusiaan dari serangan terhadap warga sipil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *