Teheran, Purna Warta – Ketua Kehakiman Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei, mengatakan persatuan nasional dan suara bersatu rakyat Iran telah membuat musuh frustrasi dan tak berdaya, menekankan bahwa kohesi tetap menjadi penghalang kuat terhadap upaya permusuhan.
Dalam komentarnya pada pertemuan dengan sejumlah pejabat kehakiman, Mohseni Ejei mengatakan persatuan negara telah menggagalkan upaya musuh untuk mencapai melalui perpecahan apa yang gagal mereka capai melalui agresi, perang, dan negosiasi.
Ia memperingatkan bahwa musuh berusaha mewujudkan tujuan mereka yang belum tercapai dengan menciptakan perpecahan dan perselisihan di dalam masyarakat Iran, tetapi menggambarkan upaya tersebut sebagai sia-sia.
Ketua Kehakiman menekankan bahwa persatuan nasional berfungsi sebagai penghalang yang kuat dan kokoh terhadap tindakan permusuhan, menambahkan bahwa, dengan sepenuhnya mematuhi pedoman Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei, jalan menuju Iran yang lebih kuat melewati persatuan di antara berbagai segmen masyarakat.
Dalam perang kognitif yang dilancarkan oleh musuh, Republik Islam telah digambarkan sebagai negara yang terisolasi dan kurang mendapat dukungan rakyat, katanya, seraya mencatat bahwa serangan AS-Israel terhadap pusat-pusat tertentu didasarkan pada kesalahan perhitungan tersebut. Ia menambahkan bahwa musuh jatuh ke dalam perangkap kesalahan perhitungan mereka sendiri yang berasal dari perang kognitif tersebut.


