Teheran, Purna Warta – Korps Garda Revolusi Islam (Garda Revolusi Islam) mengatakan telah menyita sejumlah besar bahan peledak dan peralatan militer milik kelompok militan anti-Iran di dekat perbatasan barat laut negara itu.
Menurut pernyataan yang dimuat oleh portal berita resmi Garda Revolusi Iran, Sepah News, pada hari Selasa, pangkalan Garda Revolusi Iran di Hamzeh Seyyed ul-Shohada mencegat kargo tersebut saat diselundupkan ke Iran melalui daerah perbatasan Targor di wilayah Urmia.
Pengiriman tersebut mencakup sejumlah besar bahan peledak, senjata, dan amunisi, termasuk 198 alat peledak, menurut pernyataan tersebut.
Garda Revolusi Islam menambahkan bahwa barang-barang tersebut dimaksudkan untuk diangkut lebih jauh ke dalam negeri untuk digunakan dalam serangan yang bertujuan mengganggu stabilitas keamanan nasional.


