Dua Warga Negara Iran kembali ke Rumah setelah Dibebaskan Arab Saudi

Teheran, Purna Warta – Dua warga negara Iran telah dibebaskan oleh Arab Saudi dan kembali ke rumah, kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Iran. Direktur Jenderal Urusan Konsuler di Kementerian Luar Negeri Iran, Mojtaba Shasti Karimi, mengatakan pada hari Kamis bahwa Gholamreza Qassemian dan Nadimi, yang telah ditahan di kota suci Madinah, Saudi, telah dibebaskan, kantor berita Tasnim melaporkan.

Baca juga: Kepala Keamanan Rusia Berjanji akan Tingkatkan Kerja Sama Militer-Teknis dengan Iran

Shasti Karimi menambahkan bahwa dua warga negara Iran tersebut dibebaskan pada Kamis pagi setelah upaya intensif oleh Kementerian Luar Negeri Iran dan Organisasi Haji dan Ziarah. “Sejalan dengan tanggung jawab yang melekat padanya, aparat kebijakan luar negeri [Iran] tidak menyia-nyiakan upaya untuk mendukung warga negara Iran di bagian mana pun di dunia,” tegasnya.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memberikan perhatian khusus pada masalah tersebut, baik berkenaan dengan mendukung warga negara maupun menjaga hubungan timbal balik dengan Arab Saudi, kata Shasti Karimi. Ia mengatakan upaya kolektif oleh kedutaan besar dan konsulat jenderal Iran di Riyadh dan Jeddah serta Organisasi Haji dan Ziarah juga memainkan peran utama dalam kebebasan kedua warga negara Iran tersebut.

Baca juga: Iran dan Tajikistan Tandatangani Empat Perjanjian Kerja Sama untuk Tingkatkan Hubungan di Sektor-sektor Utama

Diplomat Iran tersebut juga berterima kasih atas kerja sama dari para pejabat Saudi terkait dalam hal ini.

Sebelumnya pada hari Kamis, Araghchi mengatakan Iran bertekad untuk mempertahankan hubungan “persaudaraan” dengan Arab Saudi dan tidak mengizinkan siapa pun mengganggu hubungan tersebut.

“Kami sangat serius dengan hubungan dengan Arab Saudi. Hubungan dan kebijakan bertetangga kami, yang bukan hal baru, sangat penting. Arab Saudi memegang posisi yang sangat penting dalam kebijakan ini, dan kami akan melanjutkan hubungan persaudaraan kami dan tidak akan membiarkan adanya gangguan dalam hubungan ini,” tegas menteri tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *