Teheran, Purna Warta – Universitas Ilmu Islam Razavi, bekerja sama dengan Universitas Internasional Ilya, akan menyelenggarakan konferensi internasional untuk mengeksplorasi warisan abadi mendiang pemimpin kelompok perlawanan Hizbullah, Seyed Hassan Nasrallah, dalam menghadapi rezim Israel dan Zionisme global.
Baca juga: Iran Kecam Pelanggaran Gencatan Senjata Gaza oleh Israel
Acara bertajuk “Seyed Hassan Nasrallah: Rahasia Perlawanan dan Kejeniusan Kepemimpinan”, yang dijadwalkan pada 15 Januari 2026, akan mempertemukan para cendekiawan, pemikir, dan profesor universitas terkemuka dari Iran dan mancanegara untuk mengkaji dimensi intelektual, strategis, dan budaya kepemimpinan Nasrallah.
Penyelenggara mengatakan konferensi ini bertujuan untuk menyoroti peran penting dan warisan Nasrallah dalam membentuk front perlawanan regional dan menghadapi kebijakan agresif rezim Israel.
Para peserta akan menganalisis fondasi ideologis, visi politik, dan ketajaman organisasinya yang menjadikan Hizbullah kekuatan tangguh melawan ekspansionisme Zionis.
Tema utama konferensi akan membahas empat bidang utama: kerangka intelektual dan ideologis Nasrallah, gaya kepemimpinan dan manajemennya, pengaruh politik dan sosialnya, serta strategi media dan budayanya dalam mempromosikan semangat perlawanan.
Para peneliti dapat mengirimkan makalah dalam bahasa Persia, Arab, atau Inggris. Karya yang diterima akan diindeks dalam Islamic World Science Citation Database (ISC).
Baca juga: Iran Desak Penjamin untuk Menegakkan Tanggung Jawab di Tengah Pelanggaran Gencatan Senjata Gaza
Batas waktu pengiriman abstrak adalah 16 Oktober 2025, dan makalah lengkap harus diserahkan paling lambat 20 November 2025.
Detail lebih lanjut dan panduan pengiriman tersedia di confru.ir dan confrazavi.un.ir.


