Ayatullah Mujtaba Khamenei: Persatuan Iran Memberikan Pukulan Besar kepada Front Musuh

Teheran, Purna Warta – Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei memuji dampak kuat persatuan nasional, mengatakan bahwa solidaritas rakyat Iran telah secara signifikan melemahkan barisan musuh.

“Karena persatuan luar biasa yang tercipta di antara sesama warga negara, telah terjadi keretakan di pihak musuh,” kata Pemimpin dalam sebuah pesan yang dipublikasikan di jaringan X pada hari Kamis, menyoroti bagaimana solidaritas yang belum pernah terjadi sebelumnya ini telah mengganggu perhitungan mereka yang berusaha melemahkan Republik Islam.

Ayatollah Khamenei menekankan perlunya mengungkapkan rasa syukur atas berkah ilahi ini melalui tindakan nyata, menegaskan bahwa upaya tersebut akan membuat kohesi nasional “lebih besar dan lebih kuat,” sementara membuat musuh “lebih sengsara dan lebih lemah.”

Pemimpin Tertinggi juga menarik perhatian pada perang psikologis musuh yang sedang berlangsung, memperingatkan, “Operasi media musuh, dengan menargetkan pikiran dan jiwa rakyat, bermaksud untuk merusak persatuan dan keamanan nasional; semoga kelalaian kita tidak membiarkan niat jahat ini terwujud.”

Pesan Ayatollah Khamenei datang pada saat yang kritis ketika Republik Islam tetap teguh menghadapi agresi multifaset, termasuk sanksi, ancaman, dan kampanye propaganda yang diatur oleh Amerika Serikat, rezim Zionis, dan sekutu Barat mereka, lapor Press TV.

Sebelumnya pada hari Kamis, tiga kepala cabang eksekutif, legislatif, dan yudisial Iran mengeluarkan tanggapan kolektif kepada Presiden AS Donald Trump, mengecam pernyataannya tentang “perpecahan antara ekstremis dan moderat” di Iran sebagai provokasi yang tidak beralasan.

Presiden Masoud Pezeshkian, Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf, dan Ketua Kehakiman Gholamhossein Mohseni Ejei menyampaikan pesan yang kuat kepada Trump, menekankan tema bersama tentang persatuan nasional dan perlawanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *