Tehran, Purna Warta – Pemimpin Revolusi Islam, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, mengucapkan selamat kepada bangsa Iran dalam rangka Nowruz (Tahun Baru Persia) dan menyerukan “Investasi untuk Produksi” dalam pesan Tahun Baru beliau.
Ayatullah Khamenei menyampaikan pernyataan ini dalam pesan yang disiarkan di televisi kepada bangsa Iran pada Kamis (20/3) sore dalam rangka perayaan Tahun Baru Persia.
Pemimpin Revolusi Islam menekankan perlunya baik pemerintah maupun rakyat untuk mengejar investasi dalam produksi dengan tekad yang kuat.
Ayatullah Khamenei menegaskan bahwa produksi akan berkembang jika didukung oleh investasi.
Beliau juga mengutuk serangan terbaru Israel terhadap Gaza dan menyerukan kepada negara-negara di seluruh dunia untuk secara bulat menentang kejahatan AS-Israel di wilayah pesisir yang terkepung tersebut.
Mengenai masalah Yaman, Ayatullah Khamenei menggambarkan serangan AS terhadap rakyat Yaman sebagai sebuah kejahatan yang harus dihentikan.
Beliau menyampaikan harapannya agar tahun baru ini membawa kemakmuran, kemenangan, dan kebaikan bagi umat Islam.
Ayatullah Khamenei juga mendoakan kebahagiaan, kepuasan, persatuan, dan kesuksesan bagi bangsa Iran.
Berikut adalah teks lengkap pesan Tahun Baru dari Pemimpin Revolusi Islam:
Dengan Nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
“Wahai Pengubah hati dan pandangan,
Wahai Pengatur malam dan siang,
Wahai Pengubah keadaan dan kondisi,
Ubahlah keadaan kami menjadi keadaan yang terbaik!”
Awal Tahun Baru kali ini bertepatan dengan malam-malam Qadr dan peringatan syahidnya Pemimpin Orang-orang Beriman (Imam Ali a.s). Kami berharap berkah dari malam-malam ini serta perhatian dari Pemimpin Orang-orang Saleh (Imam Ali a.s) meliputi rakyat tercinta, bangsa kita, negara kita, serta semua yang memulai Tahun Baru mereka dengan Nowruz.
Tahun 1403 H.S. (20 Maret 2024 – 20 Maret 2025) adalah tahun yang dipenuhi dengan berbagai peristiwa. Peristiwa yang terjadi sepanjang tahun ini menyerupai kejadian di tahun 1981, di mana rakyat kita mengalami banyak kesulitan dan tantangan. Pada awal tahun, kita berduka atas kesyahidan Presiden tercinta bangsa Iran, almarhum Ibrahim Raisi (RA). Sebelumnya, beberapa penasihat kita juga telah syahid di Damaskus. Setelah itu, berbagai peristiwa terjadi di Tehran dan kemudian di Lebanon, menyebabkan kehilangan tokoh-tokoh berharga bagi bangsa Iran dan umat Islam. Ini adalah tragedi yang sangat menyakitkan. Selain itu, masalah ekonomi memberikan tekanan pada rakyat sepanjang tahun, terutama di paruh kedua tahun ini, di mana kesulitan dalam mencari nafkah menjadi tantangan besar bagi masyarakat.
Namun, di sisi lain, ada fenomena luar biasa yang terjadi, yakni keteguhan rakyat Iran serta ketahanan spiritual mereka yang tinggi. Ketika menghadapi peristiwa besar seperti kehilangan Presiden, partisipasi besar rakyat dalam prosesi pemakaman, slogan-slogan yang mereka serukan, serta semangat tinggi yang mereka tunjukkan, membuktikan bahwa meskipun ini adalah tragedi besar, hal tersebut tidak melemahkan rakyat Iran. Selain itu, mereka berhasil mengadakan pemilihan presiden dalam waktu yang ditentukan oleh undang-undang, memilih presiden baru, membentuk pemerintahan, dan mengisi kekosongan administrasi negara.
Hal-hal ini sangatlah penting dan menunjukkan moral yang tinggi, kemampuan, serta kekuatan spiritual bangsa Iran. Kita harus bersyukur kepada Allah atas hal ini. Selain itu, dalam beberapa bulan terakhir, ketika banyak saudara kita di Lebanon—baik sebagai sesama Muslim maupun sebagai sesama manusia—menghadapi kesulitan, rakyat Iran dengan tulus memberikan dukungan mereka. Gelombang besar bantuan dari rakyat Iran untuk saudara-saudara mereka di Lebanon dan Palestina menjadi salah satu peristiwa bersejarah yang tak terlupakan di negara kita.
Baca juga: Jumlah Korban Tewas Akibat Serangan Israel di Gaza Meningkat Jadi 970
Emas yang dengan murah hati disumbangkan oleh para wanita Iran serta bantuan yang diberikan oleh rakyat kita adalah sesuatu yang sangat berarti.
Hal ini mencerminkan kekuatan tekad bangsa dan keteguhan hati mereka. Semangat ini, keterlibatan ini, kesiapan ini, serta kekuatan spiritual ini adalah aset berharga bagi masa depan negara dan kelangsungan hidup Iran yang tercinta. Aset-aset ini, Insya Allah, akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kemajuan negara, dan semoga Allah terus melimpahkan berkah-Nya bagi bangsa ini.
Tahun lalu, kami memperkenalkan slogan “Lonjakan produksi melalui partisipasi rakyat,” yang sangat penting bagi negara dan dalam beberapa hal sangat vital. Namun, berbagai peristiwa yang terjadi di tahun 1403 H.S. menghambat pencapaian penuh dari slogan ini. Tentu saja, baik pemerintah maupun rakyat, serta sektor swasta, investor, dan pengusaha telah berupaya keras untuk mencapai hasil yang baik. Namun, usaha yang dilakukan masih belum mencapai harapan yang diinginkan. Oleh karena itu, tahun ini, masalah utama kita tetap ekonomi. Harapan saya kepada pemerintah, pejabat yang terhormat, serta rakyat kita sekali lagi berpusat pada masalah ekonomi.
Slogan tahun ini kembali akan berfokus pada ekonomi, khususnya investasi dalam produksi.
Salah satu isu penting dalam ekonomi negara adalah investasi dalam produksi. Produksi akan meningkat jika ada investasi. Tentu saja, investasi utama harus dilakukan oleh masyarakat. Pemerintah harus menemukan berbagai cara agar hal ini dapat terwujud. Namun, dalam situasi di mana masyarakat kurang memiliki motivasi atau sarana untuk berinvestasi, pemerintah dapat turun tangan—bukan sebagai pesaing rakyat, tetapi sebagai pelengkap. Dalam kasus di mana masyarakat tidak terlibat, pemerintah dapat masuk dan berinvestasi. Bagaimanapun juga, investasi dalam produksi sangat penting bagi ekonomi negara serta untuk mengatasi masalah kesejahteraan rakyat.
Peningkatan kesejahteraan rakyat memerlukan perencanaan dan tidak dapat terjadi tanpa langkah-langkah awal seperti ini. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat harus bersungguh-sungguh mengejar investasi dalam produksi dengan tekad dan motivasi yang kuat.
Pemerintah harus menciptakan lingkungan yang kondusif dan menghilangkan hambatan produksi, sementara masyarakat harus melakukan investasi—baik skala kecil maupun besar—dalam produksi. Jika modal diarahkan ke sektor produksi, maka modal tidak akan digunakan untuk kegiatan merugikan seperti membeli emas, mata uang asing, atau spekulasi lainnya. Kegiatan berbahaya seperti itu akan berhenti. Bank Sentral dan pemerintah dapat memainkan peran penting dalam hal ini. Dengan demikian, slogan tahun ini adalah “Investasi untuk Produksi,” yang Insya Allah akan membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Saya ingin menyampaikan beberapa catatan tentang peristiwa baru-baru ini. Serangan terbaru oleh rezim Zionis yang merampas hak rakyat Palestina di Gaza adalah kejahatan besar dan keji.
Umat Islam harus bersatu dalam menghadapi ini. Mereka harus mengesampingkan perbedaan mereka dalam berbagai hal karena masalah ini menyangkut seluruh umat Islam. Saya juga mengimbau semua pecinta kebebasan di seluruh dunia—termasuk di Amerika Serikat, negara-negara Barat dan Eropa, serta di tempat lain—untuk dengan tegas menentang tindakan keji ini. Sekali lagi, anak-anak terbunuh, rumah-rumah dihancurkan, dan warga sipil terpaksa mengungsi. Masyarakat harus menghentikan tragedi ini.
Baca juga: Netanyahu Peringatkan Serangan Udara Israel yang Tewaskan 174 Anak-anak Hanyalah ‘Awal’
Amerika Serikat juga terlibat dalam tragedi ini.
Para ahli politik dunia sepakat bahwa tindakan ini dilakukan atas arahan AS atau setidaknya dengan persetujuan mereka. Oleh karena itu, AS juga bertanggung jawab atas kejahatan ini. Hal yang sama berlaku untuk peristiwa di Yaman. Serangan terhadap rakyat Yaman dan warga sipilnya adalah kejahatan yang harus dihentikan.
Kami berharap Allah Yang Maha Kuasa menganugerahkan kebaikan, kemakmuran, dan kemenangan bagi umat Islam di tahun baru ini. Semoga bangsa Iran dapat memulai tahun ini dengan kebahagiaan, kepuasan, persatuan penuh, dan kesuksesan, serta mempertahankan semangat ini sepanjang tahun.
Semoga salam, rahmat, dan berkah Allah menyertai kalian.


