AS Lakukan Serangan Udara Baru di Yaman

Sana’a, Purna Warta – Pesawat tempur AS meluncurkan serangan udara baru di sejumlah provinsi di Yaman pada Kamis dini hari, saat negara itu mengintensifkan operasinya untuk mendukung warga Palestina di Gaza, menurut pejabat Yaman. Serangan terbaru menargetkan wilayah di provinsi Sana’a dan Sa’ada, dengan serangan tambahan dilaporkan di Al-Hudaydah dan Ma’rib.

Baca juga: 100 Hari Pertama Trump Melanggar Hak Asasi Manusia

Di ibu kota, pesawat Amerika melakukan enam serangan udara baru di wilayah Barash, sebelah timur Gunung Nuqum, Yaman dan meluncurkan tiga serangan lagi di gunung itu sendiri.

Pasukan AS juga menargetkan lingkungan Al-Jarf di distrik Sha’ub di Sana’a.

Di provinsi Sa’ada barat laut, enam serangan menghantam wilayah Sahlin di Distrik Al Salem, sementara tiga serangan lagi dilaporkan di utara kota Sa’ada.

Serangan udara lebih lanjut dilaporkan terjadi di Distrik At-Tuhayta, Al-Hudaydah, serta di Ma’rib, meskipun belum ada rincian langsung tentang korban atau kerusakan yang dirilis.

Serangan AS tersebut menyusul serangan rudal oleh Yaman terhadap target-target Israel, termasuk kota Haifa.

Brigadir Jenderal Yahya Saree, juru bicara militer Yaman, mengatakan pada hari Rabu bahwa pasukan Yaman telah meluncurkan rudal balistik hipersonik ke “target vital” di Haifa, yang terletak di utara wilayah pendudukan.

Menurut Saree, rudal tersebut lolos dari intersepsi oleh sistem pertahanan udara dan mengenai targetnya, yang memicu kepanikan di antara penduduk.

“Rudal tersebut menimbulkan ketakutan dan kecemasan di antara para pemukim, yang memaksa puluhan ribu orang mengungsi ke tempat perlindungan bom,” katanya.

Saree juga mengonfirmasi bahwa serangan pesawat tak berawak telah dilakukan di lokasi utama di Tel Aviv menggunakan kendaraan udara tak berawak Yaffa yang diproduksi di dalam negeri.

Ia menyatakan bahwa operasi akan terus berlanjut hingga “agresi terhadap Jalur Gaza berhenti dan blokade dicabut sepenuhnya.”

Angkatan Bersenjata Yaman telah melancarkan serangan berulang kali terhadap kepentingan Israel, AS, dan Inggris sebagai tanggapan atas “kekejaman” Israel di Gaza dan agresi militer Barat yang sedang berlangsung terhadap Yaman.

Baca juga: Ben-Gvir: Tokoh Senior Partai Republik AS Dukung Seruannya untuk Mengebom Toko Makanan Gaza

Dalam beberapa bulan terakhir, pasukan Yaman telah memberlakukan blokade pada rute maritim strategis di Laut Merah, yang bertujuan untuk mengganggu pengiriman senjata dan menarik perhatian global terhadap krisis kemanusiaan di Gaza.

Pejabat militer telah menegaskan kembali bahwa operasi akan terus berlanjut hingga Israel menghentikan kampanye udara dan daratnya di daerah kantong Palestina tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *