Teheran, PurnaWarta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengejek Presiden AS Donald Trump karena salah menyebut Selat Hormuz sebagai “Selat Trump”, dan menyebut setiap upaya untuk mengganti nama jalur air strategis itu sebagai “kesalahan besar.”
Dalam unggahan di akun X-nya pada kesempatan Hari Teluk Persia Iran pada hari Kamis, Araqchi merujuk pada peringatan pengusiran pasukan Portugis dari Selat Hormuz oleh Iran sekitar 400 tahun yang lalu dan menekankan identitas historis wilayah tersebut.
Menteri luar negeri Iran mengingatkan presiden AS bahwa menyebut Selat Hormuz dengan nama lain akan sama dengan kesalahan serius.
“Hari ini adalah Hari Teluk Persia di Iran, memperingati pengusiran Portugis dari Selat Hormuz oleh leluhur kita 400 tahun yang lalu,” kata Araqchi dalam unggahannya.
“Presiden menggunakan istilah yang benar, ‘Teluk Persia’, bukan versi palsu Pentagon. Tetapi menyebut Hormuz dengan nama lain memang merupakan ‘kesalahan besar’,” tambah Araqchi.


