HomeNasionalPolitikTanggapi Negara Tauhid Rizieq, KSP Sebut Pancasila Sudah Cukup

Tanggapi Negara Tauhid Rizieq, KSP Sebut Pancasila Sudah Cukup

Jakarta, Purna Warta – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian menanggapi pernyataan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab tentang revolusi akhlak dengan mengajak masyarakat hijrah ke sistem negara berbasis tauhid.

Donny mengatakan bahwa Pancasila sudah cukup sebagai dasar negara.

“Tidak perlu sistem berbasis tauhid, Pancasila sudah cukup. Jangan improvisasi politik,” kata Donny, Rabu (2/12).

Donny menilai pernyataan Rizieq ihwal hijrah ke sistem negara berbasis tauhid merupakan hal sumir, karena sudah ada Pancasila sebagai dasar negara di negeri yang Berbineka Tunggal Ika ini.

“Sistem berbasis tauhid itu sumir, negara kita bersandar pada Pancasila yang menjamin kebebasan beragama bagi semua warga negara,” tuturnya.

Donny mengatakan, Pancasila sebagai dasar negara memiliki semangat kemanusiaan yang tidak saling merendahkan satu sama lain. Lagipula, ia menegaskan, Indonesia bukanlah negara sekuler atau memisahkan agama dan politik negara.

“Agama menjadi nilai pokok yang menjadi acuan kehidupan politik, sosial dan ekonomi,” ujar Donny.

Sebelumnya, dalam Dialog Nasional Reuni Akbar 212 yang digelar secara virtual, Rizieq menyerukan revolusi akhlak dengan mengajak masyarakat hijrah ke sistem negara berbasis tauhid. Menurutnya, sistem tersebut sesuai dengan sila pertama Pancasila. Tauhid merupakan dasar agama Islam yang menyatakan Allah SWT sebagai Yang Maha Esa.

Rizieq menjelaskan perubahan sistem negara menjadi tauhid sesungguhnya sesuai dengan Pancasila. Menurut dia, sila pertama yang menjunjung ketuhanan yang maha esa memiliki spirit akhlak yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Begitu juga dengan sila kedua, sila ketiga, dan keempat. Ia mengatakan, kemanusiaan yang adil dan beradab juga berlaku untuk seluruh jemaat dan santri.

Rizieq juga menyebut bahwa Pancasila merupakan warisan para ulama.

“Tidak salah kita gaungkan bahwa Pancasila warisan ulama. Makanya jangan dibentur-benturkan Pancasila dengan ajaran Islam. Bahkan Pancasila menjadi konsensus nasional antara para pendiri bangsa Indonesia dari semua pendiri agama,” kata Rizieq.

Baca juga: Jubir Wapres Bantah Dominasi Ma’ruf Amin di Struktur Kepengurusan MUI

Must Read

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twelve + 3 =