Jakarta, Purna Warta – Presiden RI Prabowo Subianto berencana menutup hampir 1.000 perusahaan BUMN yang selama ini merugi dan tidak memiliki kinerja baik sehingga negara bisa hemat Rp100 triliun.
“Berarti harapan saya kita bisa menghemat Rp100 triliun dari overhead (biaya operasional -red), dari biaya rutin, gaji direksi, gaji komisaris,” ucap Prabowo dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).
Uang itulah, kata Prabowo, yang akan digelontorkan sebesar-besarnya langsung ke rakyat.
“Jadi saya kira kita… Dan penghematan kita di berbagai bidang sudah mendekati tiap tahun lebih dari Rp200 triliun, mendekati Rp300 triliun, tiap tahun,” sambungnya.


