Prabowo Imbau Masyarakat Tenang dan Patuhi Zona Aman Erupsi Anak Krakatau

Jakarta, Purna Warta – Presiden RI Prabowo Subianto mengeluarkan imbauan kepada masyarakat usai aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menyebarkan abu vulkanik ke sejumlah daerah.

Baca juga: Indonesia dan 7 Negara Kecam Rencana Pemindahan Paksa Warga Palestina dari Gaza

Melalui Instagram resminya yang diunggah pada Minggu (6/9/2026), Prabowo mengajak masyarakat Indonesia memanjatkan doa bersama dan berharap semua warga diberikan keselamatan, kekuatan, dan ketabahan dalam menghadapi setiap ujian.

Prabowo mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di Jakarta, Banten, Lampung, dan Selat Sunda, untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan, serta tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dan mematuhi zona bahaya serta batas aman yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang.

Prabowo mengaku sudah memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau sejak awal dan terus menerima laporan serta informasi terkini.

Ia telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah, BNPB, BMKG, TNI, Polri, pemerintah daerah, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, serta kementerian dan lembaga terkait untuk terus memantau perkembangan situasi, memastikan kesiapsiagaan berjalan dengan baik, serta memberikan perlindungan dan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat.

Selanjutnya, Prabowo mengimbau masyarakat memakai masker apabila terdampak abu vulkanik dan mengurangi aktivitas di luar rumah untuk sementara ini, serta mengikuti petunjuk dari petugas kesehatan dan pemerintah daerah.

Baca juga: Prabowo: Demokrat Tak Bakar-bakar Saat Tak Berkuasa

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tetapi tidak boleh lengah. Presiden akan terus memantau perkembangan keadaan dan mengambil setiap keputusan serta langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan dan melindungi seluruh rakyat Indonesia,” imbuh Prabowo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *