Makassar, Purnawarta – Menurut laporan polisi, dalam tewasnya mahasiswi inisial RP (21) yang terjatuh dari lantai 6 Gedung Graha Pena, Kota Makassar, Sulawesi Selatan ada unsur bully.
Dugaan bully itu berasal dari rekan-rekannya, polisi kini mendalami dugaan bully tersebut.
“Kita akan dalami itu semua (dugaan bully),” ujar Kapolsek Panakkukang Kompol Abdul Azis saat dihubungi, Jumat (1/7/2022).
Kompol Azis mengatakan korban memang disebut mengambil sejumlah uang milik rekannya. Oleh sebab itulah korban di-bully.
“Itu kan ada info dari temannya kalau dia ambil uang temannya. Perkiraan kita untuk sementara itu (penyebab korban melompat dari gedung),” ungkap Azis.
“Ada (korban mengambil uang rekannya) Rp 1 juta, temannya sendiri yang ngomong. Kan sempat dia kan kumpul sama temannya di kosnya 3 hari sebelum kejadian,” imbuhnya.
Dia juga mengatakan pihaknya masih akan mendalami kemungkinan lain dengan cara memeriksa keterangan sejumlah rekan korban. Pemeriksaan dijadwalkan setelah rekan-rekan korban selesai melayat.
“Makanya kita sementara saksi-saksinya ini masih berduka semua, nanti pulang baru kita ambil keterangan semua, BAP (berita acara pemeriksaan),” katanya.
Sebelumnya, jenazah RP telah tiba di rumah duka di Toraja Utara, Kamis (30/6). Seorang rekan RP, CH juga sempat mengungkap korban sebelumnya menjadi korban bully karena mengambil uang milik rekannya.


