Jakarta, Purna Warta – Ibu kota Indonesia, Jakarta, telah menyelenggarakan upacara untuk memperingati ulang tahun ke-47 Revolusi Islam, yang mempertemukan para intelektual dan warga Iran di negara tersebut, serta pejabat senior Indonesia dan duta besar asing di Jakarta.
Upacara tersebut diadakan pada hari Sabtu, dan dihadiri oleh Duta Besar Iran Mohammad Boroujerdi yang menguraikan cita-cita dan pencapaian Revolusi Islam 1979 di Iran.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kemerdekaan nasional Iran dan ketahanannya terhadap Israel dan AS, terutama setelah perang 12 hari yang mereka lancarkan terhadap Iran pada Juni tahun lalu.
Boroujerdi juga menyoroti pentingnya memperluas kerja sama antara Iran dan Indonesia di bidang politik, ekonomi, budaya, dan ilmiah.
Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia, turut serta dalam upacara tersebut mewakili pemerintah Indonesia. Beliau menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Republik Islam Iran, dan menekankan tekad kedua belah pihak untuk mengembangkan kerja sama bilateral.
Iran dan Indonesia menjalin hubungan diplomatik lebih dari 75 tahun yang lalu, dan telah mengembangkan hubungan mereka di berbagai bidang politik, ekonomi, dan budaya, berdasarkan rasa saling menghormati selama bertahun-tahun.


