Jakarta, Purna Warta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan bahwa layanan internet berbasis satelit milik Elon Musk, Starlink, kini dapat kembali menerima pendaftaran pelanggan baru di Indonesia. Sebelumnya, Starlink sempat menghentikan pendaftaran karena kapasitasnya diklaim telah penuh.
Baca juga: Keluarga Diplomat Kemlu Tidak Percaya Korban Bunuh Diri, Ini Respons Polda Metro Jaya
Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi, Wayan Toni Supriyanto, menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan evaluasi terhadap Starlink selama beroperasi di Tanah Air.
“Starlink setahu kami saat ini sudah menerima kembali aktivasi pelanggan baru. Dari sisi kami, evaluasi untuk kewajiban-kewajiban di hak labuhnya telah dilaksanakan,” ujar Wayan kepada detikINET, Jumat (1/8/2025).
Wayan menambahkan, saat ini Komdigi akan terus mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan kewajiban Starlink. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa layanan tersebut beroperasi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Dalam hal ditemukenali pelanggaran, tentunya akan diambil tindakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tuturnya.
Baca juga: Biaya Pendidikan dan Harga Beras Naik, Picu Inflasi Juli 2025
Keputusan Starlink untuk kembali membuka pendaftaran pelanggan baru diumumkan melalui email promosi perusahaan. Dalam email tersebut, tertulis ‘Sekarang Menerima Pesanan & Aktivasi Baru’ dengan tombol ‘Pesan Sekarang’ yang mengarahkan pelanggan ke laman pemesanan.
Sebagai informasi, Starlink pertama kali hadir di Indonesia untuk pelanggan bisnis pada Juni 2022 melalui kerja sama dengan Telkomsat. Kemudian, layanan ini diperluas untuk masyarakat umum pada Mei 2024, diresmikan langsung oleh Elon Musk.


