Jakarta, Purna Warta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengapresiasi program dakwah Dompet Dhuafa yang menjangkau masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta komunitas diaspora Muslim Indonesia di berbagai negara.
Menurut Nasaruddin, upaya tersebut sejalan dengan karakter masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi nilai moderasi dan toleransi dalam kehidupan beragama.
Apresiasi itu disampaikan Nasaruddin saat menerima audiensi jajaran ID Humanity Dompet Dhuafa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Nasaruddin menyoroti dua program Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa), yakni Dai Transformatif dan Dai Ambassador. Kedua program itu dinilai memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan dakwah Islam yang moderat dan inklusif.
“Saya memberikan apresiasi dan wajib memberikan dukungan terhadap komunitas yang konsisten mengusung Islam moderat. Kepribadian bangsa Indonesia itu moderat. Jadi, saya minta rekan-rekan Dompet Dhuafa dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjunjung tinggi nilai ini,” ujar Nasaruddin dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (1/11/2026).


