Jakarta, Purna Warta – Partai Hanura menyatakan tidak gentar menghadapi perubahan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) untuk Pemilu 2029. Ketua Tim Task Force DPP Hanura Rio Capella menegaskan, berapa pun angka ambang batas yang nantinya diputuskan pemerintah dan DPR, Hanura siap menghadapinya.
“Tetapi sekali lagi bahwa Hanura bekerja tidak mengharapkan bahwa hanya tergantung pada parliamentary threshold. Berapapun parliamentary threshold Hanura menyatakan siap untuk menghadapi pemilu itu. Tidak ada keraguan sedikitpun pada kami,” kata Rio ditemui di Karawaci, Tangerang, Banten, Sabtu (8/8/2026).
Pernyataan Rio disampaikan menanggapi pembahasan ambang batas parlemen yang kembali mengemuka dalam proses revisi Undang-Undang Pemilu.
Sejumlah partai politik mengusulkan perubahan terhadap PT 4 persen yang berlaku saat ini, dengan partai nonparlemen cenderung mendorong penurunan atau penghapusan, sementara partai parlemen mengusulkan tetap tinggi atau skema berjenjang.
Rio mengatakan Hanura menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan ketentuan ambang batas parlemen harus diubah, namun menyerahkan sepenuhnya penentuan angka PT kepada pemerintah dan DPR.
“PT mau dua, mau satu persen, mau dihapuskan, menurut saya Hanura akan terima apa pun yang diputuskan oleh pemerintah dan DPR,” kata Wakil Ketua Umum Hanura itu.


