Jakarta, Purna Warta – Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, partainya tengah mencari ukuran ambang batas dalam revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu yang tidak memberatkan partai politik lain.
Menurut Dasco, pembahasan terkait ambang batas masih dalam tahap awal dan belum diputuskan.
Sejumlah opsi pun masih dikaji oleh masing-masing partai politik.
“Ya kita lagi lihat untuk ambang batas yang kira-kira kemudian tidak memberatkan partai-partai yang lain,” ujar Dasco saat ditemui di Gedung DPR RI, Selasa (21/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Dasco juga menepis kabar pembahasan RUU Pemilu mandek karena Gerindra menginginkan ambang batas parlemen diberlakukan untuk Pilpres, Pileg DPR, DPRD hingga DPR.
Dia menegaskan, hingga saat ini belum ada pembahasan resmi antarpartai terkait skema ambang batas untuk RUU Pemilu.
“Belum ada pembahasan seperti itu. Kita juga belum kemudian berkoordinasi dengan partai-partai. Karena kita masih fokus itu di partai masing-masing untuk kemudian membuat formula,” ujarnya.
Dasco menjelaskan, saat ini partai-partai politik masih diminta melakukan simulasi berbagai skema sistem Pemilu, baik yang berada di parlemen maupun di luar parlemen.
Proses tersebut dinilai penting agar aturan yang dihasilkan nantinya lebih matang.
Dia juga mengingatkan agar pembahasan RUU Pemilu tidak dilakukan secara terburu-buru.
Menurut dia, penyusunan regulasi yang dipaksakan justru berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.


