Danantara Buka Peluang Beli Saham Saat Tekanan Jual Besar-besaran

Jakarta, Purna Warta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) membuka peluang untuk membeli saham di pasar domestik ketika terjadi tekanan jual besar-besaran, selama valuasi saham dinilai menarik dan berpotensi menghasilkan keuntungan.

Kepala Investasi Publik Danantara Investment Management Rani Piputri mengatakan, lembaganya dapat mengambil langkah tersebut jika gejolak pasar dipicu sentimen eksternal yang bersifat sementara.

“Jika terjadi krisis di pasar dan kami menilai hal itu hanya didasarkan pada sentimen eksternal yang sangat sementara, kami mungkin akan masuk ke pasar,” kata Rani, Jumat (9/10/2026), dikutip dari Reuters.

Pernyataan tersebut muncul di tengah kekhawatiran investor terhadap potensi tekanan lanjutan di pasar saham Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat sebagai indeks saham dengan kinerja terburuk di dunia sepanjang 2026.

Tekanan terhadap pasar juga berpotensi meningkat apabila penyedia indeks global MSCI menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia dari kategori emerging market (pasar negara berkembang) menjadi frontier market (pasar perbatasan).

MSCI dijadwalkan memberikan pembaruan terkait hasil peninjauannya pada November mendatang.

Rani mengatakan, Danantara mempertimbangkan kemungkinan masuk ke pasar apabila penurunan klasifikasi tersebut memicu aksi jual lanjutan dan menciptakan peluang investasi yang menguntungkan.

“Kami mungkin akan masuk. Namun, ada banyak uji tuntas yang harus kami lakukan,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *