HomeNasionalHukumBabak Baru Kasus Roy Suryo, Polda Metro Serahkan Kasus Pekan Depan ke...

Babak Baru Kasus Roy Suryo, Polda Metro Serahkan Kasus Pekan Depan ke Kejaksaan

Jakarta, Purnawarta – Pihak Polda Metro Jaya kini telah menyelesaikan tugasnya dalam mengurus berkas kasus penistaan agama oleh tersangka Roy Suryo, kasus itu selanjutnya akan diserahkan pada kejaksaan pekan depan.

“Berkasnya pun sudah lengkap, sudah jadi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat dihubungi, Jumat (12/8/2022).

Zulpan mengatakan proses pemeriksaan kasus meme stupa Candi Borobudur dengan tersangka Roy Suryo telah tuntas dilakukan. Polisi akan mengirimkan berkas perkara itu ke jaksa pada Senin (15/8).

Zulpan menyebut usai jaksa menilai berkas perkara telah lengkap, pihak kepolisian akan segera menyerahkan Roy Suryo kepada kejaksaan untuk segera mengikuti persidangan.

“Kita akan kirim ke kejaksaan pada hari Senin besok. Jadi pemberkasan sudah jadi tinggal kita kirim ke kejaksaan. Kalau kejaksaan dinyatakan lengkap sudah P21 baru kita lakukan tahap 2,” katanya.

Selain merampungkan berkas perkara kasus Roy Suryo, pihak kepolisian juga telah menjawab pengajuan permohonan yang dilayangkan Roy Suryo. Penyidik menolak pengajuan penangguhan penahanan yang dilayangkan Roy Suryo.

“Terkait Roy Suryo jadi permohonan penangguhan penahanannya itu sampai saat ini tidak dikabulkan oleh penyidik,” terang Zulpan.

Roy Suryo ditahan sebagai tersangka kasus meme stupa Candi Borobudur sejak Jumat (5/8). Dia ditahan selama 20 hari di Rutan Polda Metro Jaya.

Sehari berselang tim pengacara Roy Suryo lalu mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Saat itu tim kuasa hukum beralasan kondisi kesehatan Roy Suryo sebagai alasan penangguhan penahanan diajukan.

Zulpan mengatakan ditolaknya permohonan penangguhan Roy Suryo atas dasar pertimbangan penyidik. Dia belum memerinci soal pertimbangan penyidik dalam menolak permohonan Roy Suryo tersebut.

“Jadi untuk penangguhan penahanan tidak dikabulkan karena pertimbangan penyidik,” terang Zulpan.

“Di dalam undang-undang kan dijelaskan pertimbangan penyidik itu bisa takut tersangka menghilangkan barang bukti, tersangka melarikan diri. Macam-macam lah. Masyarakat bisa menilai ya,” tambahnya.

Dalam kasus ini Roy Suryo dijerat dengan sejumlah pasal. Dia dijerat mulai dari Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 156A KUHP dan/atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Must Read

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × 4 =