
PurnaWarta – Seorang pria berjalan di pantai yang dipenuhi sampah dan puing-puing usai badai Agatha di Zipolite, Negara Bagian Oaxaca, Meksiko, 1 Juni 2022. ( REUTERS/Jose de Jesus Cortes)
Penampakan kehancuran pascabadai Agatha yang menghantam San Isidro del Palmar, Negara Bagian Oaxaca, Meksiko, 31 Mei 2022. ( REUTERS/Jose de Jesus Cortes)
Sebuah mobil melintasi jalanan yang rusak pascahantaman Badai Agataha, Zipolite, Negara Bagian Oaxaca, Meksiko, 1 Juni 2022. Hingga Kamis (2/6) terdata setidaknya 11 orang tewas, dan ada 22 masih dinyatakan pascabadai Agatha. (REUTERS/Jose de Jesus Cortes)
Bangkai seekor hewan tergeletak di dekat sebuah pohon yang tumbang akibat hantaman badai Agatha, Barra Copalita, Negara Bagian Oaxaca, Meksiko, 1 Juni 2022. (REUTERS/Jorge Luis Plata)
Cabang-cabang pohon berserakan di dekat sebuah rumah di San Isidro del Palmar, Negara Bagaian Oaxaca, Meksiko pascahantaman Badai Agatha, 31 Mei 2022. ( REUTERS/Jose de Jesus Cortes)






