
PurnaWarta – Sejumlah turis menaiki tangga Raja Aragon di Bonifacio, Prancis, 19 September 2021. Obyek wisata kaya akan mitos dan legenda ini berada di pulau mediterania Prancis, Corsica. (AFP/POCHARD-CASABIANCA)

Sejumlah turis menuruni Tangga Raja Aragon di Bonifacio, Prancis, 19 September 2021. Tangga Raja Aragon ini masuk ke dalam daftar monumen bersejarah di Corsica–pulau di mediterania. (AFP/Pascal POCHARD-CASABIANCA)
Dalam legenda diceritakan tangga ini dibangun dengan menggunakan tangan oleh pasukan Raja Aragon, Alfonso V, dalam satu malam pada 1420 silam. Padahal, kenyataannya tangga ini dibangun para pendeta Prancis untuk mengakses sumber air, yang kini sudah lama tak dipakai lagi. (AFP/Pascal POCHARD-CASABIANCA)
Perangkat keselamatan seperti helm merupakan hal yang wajib bagi pengunjung ketika hendak menaiki dan menuruni Tangga Raja Aragon, Bonifacio, Prancis. (AFP/P ascal POCHARD-CASABIANCA)
Pengelola membatasi pengunjung yang bisa naik dan turun di obyek wisata Tangga Raja Aragon sebanyak maksimal 50 orang untuk batas waktu tertentu. Wanita hamil, orang dengan kelainan jantung, hewan peliharaan, hingga pengguna sandal dilarang menaiki dan menuruni obyek wisata Tangga Raja Aragon. (AFP/Pascal POCHARD-CASABIANCA)






