
PurnaWarta – Tim arkeologi menemukan kerangka kura-kura dengan telurnya yang terawetkan oleh abu letusan Gunung Vesuvius hampir dua ribu tahun lalu. (Pompeii Archaeological Park via AP)
Pada Jumat (24/6), Arkeolog menyebut sisa-sisa reptil tersebut terkubur di bawah abu dan batu sejak 79 Masehi. (Pompeii Archaeological Park via AP)
Kura-kura itu berlindung di bawah bangunan yang sudah hancur saat bencana gunung api itu terjadi. (Pompeii Archaeological Park via AP)
Para arkeolog menemukan sisa-sia kura-kura itu saat menggali area kota yang dibandung kembali oleh penduduk kuno setelah gempa bumi sebelumnya menghancurkan Pompeii pada 62 Masehi. (Pompeii Archaeological Park via AP)
Kura-kura berukuran 14 sentimeter itu disebut menggali sarang kecil di tanah di bawah sebuah toko yang hancur akibat gempa sebelumnya. Para ahli mengatakan penemuan sisa-sisa dengan telur itu menunjukkan hewan tersebut terbunuh ketika mencoba menemukan tempat yang tenang untuk bertelur. (Pompeii Archaeological Park via AP)






