
PurnaWarta – Setidaknya satu orang tewas akibat Topan Rai yang menghantam Filipina. Lebih dari 300 ribu orang juga terpaksa mengungsi. (AFP/Bobbie Alota)
Topan itu sudah bertiup sejak Kamis (17/12) dengan membawa angin berkecepatan 195 kilometer per jam ke arah Pulau Siargao. Sehari kemudian, topan itu masih bertiup dengan kecepatan 155 km per jam. (AFP/Bobbie Alota)
Ernesto Matugas, wali kota salah satu kawasan di Siargao, Sutigao, mengatakan bahwa topan itu menghantam selama beberapa jam. (AFP/Bobbie Alota)
Angin bertiup begitu kencang hingga merobohkan pohon-pohon dan merusak sejumlah bangunan. Salah satu jalan yang menyambungkan Siargao dengan lajur perhubungan utama. (AP Photo/Jay Labra)
Namun, para peabat mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk mengumumkan kerugian keseluruhan akibat Topan Rai ini. (AP Photo/Jay Labra)
Mereka saat ini masih konsentrasi untuk membantu warga yang kesulitan di daerah terpencil. (AP Photo/Jay Labra)







