Angkatan Bersenjata Yaman menyatakan bahwa mereka telah melancarkan serangan militer terkoordinasi terhadap kapal Magic Seas, milik perusahaan pelayaran yang telah berulang kali melanggar larangan masuk ke pelabuhan-pelabuhan Palestina yang diduduki.
Serangan ini merupakan bagian dari eskalasi militer berkelanjutan untuk menekan entitas Zionis Israel dan memaksa diakhirinya agresi terhadap Jalur Gaza.
Dalam pernyataan resminya yang dirilis pada Senin, Yaman menegaskan bahwa serangan terhadap kapal tersebut merupakan respons atas dukungan logistik tidak langsung perusahaan terhadap Israel, setelah sebelumnya beberapa kapal miliknya tercatat memasuki pelabuhan yang berada di bawah kendali Zionis.
Serangan Gabungan Laut, Udara, dan Rudal
Operasi militer terhadap Magic Seas dilakukan dengan koordinasi tiga matra tempur utama Yaman:
Dua drone laut (kapal nirawak bersenjata)
Lima rudal balistik dan jelajah
Tiga pesawat nirawak tempur (drone udara)
Akibat serangan tersebut, kapal Magic Seas mengalami hantaman langsung dan kebocoran parah. Saat pernyataan ini dirilis, kapal tersebut terancam tenggelam di wilayah Laut Merah.
Meski demikian, pihak Yaman menyatakan telah mengizinkan awak kapal untuk meninggalkan kapal dengan selamat, menunjukkan prinsip kemanusiaan dalam operasi militer yang dijalankan.


