Beberapa hari lalu, Albanese mengungkapkan bahwa ia telah diancam sebagai akibat pernyataan anti-Zionisnya. Ia menambahkan bahwa ancaman-ancaman ini dimulai sejak ia merilis laporannya yang menuduh rezim Zionis melakukan genosida di Gaza.
Dalam wawancara dengan The Guardian, ia mengatakan bahwa setelah menuduh rezim Zionis melakukan genosida, ia menghadapi ancaman kematian dan perasaan bahaya yang terus-menerus.
Seorang pelapor PBB, yang tugasnya mendokumentasikan pelanggaran hak asasi manusia, kini harus hidup dalam ketakutan akan nyawanya sendiri. Bukan karena ia melakukan kejahatan, tetapi karena ia berani menyuarakan kebenaran tentang apa yang terjadi di Gaza.
Albanese menyebut tentara Israel “paling dekaden” bukan karena kebencian, tetapi karena bukti, videonya ada, laporannya tebal, dan kejahatannya berulang.
Ironi: mereka yang merasa “paling bermoral” di dunia, ternyata paling takut pada suara kebenaran. Dan mereka yang bicara atas nama kemanusiaan, justru dibungkam dengan ancaman.


