Serangan Amerika Targetkan Fasilitas Sipil

Sana’a, Purna Warta – Serangan Amerika terhadap Sana’a, ibu kota Yaman, serta beberapa provinsi lainnya terus berlanjut, meskipun mendapat kecaman luas karena menargetkan fasilitas sipil, yang dianggap sebagai pelanggaran hukum internasional dan hak asasi manusia. Selain menyebabkan korban jiwa di kalangan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, serangan ini juga menimbulkan kerugian materi yang signifikan.

Baca juga: Serangan Amerika di Al-Hudaydah

Gelombang kehancuran akibat serangan Amerika terhadap Sana’a dan beberapa provinsi lain telah berlangsung selama lima hari berturut-turut. Serangan Amerika terhadap kawasan pemukiman di distrik Al-Thawrah telah menyebabkan kerusakan besar pada fasilitas dan wilayah sipil, serta menewaskan tujuh warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

Seorang warga Yaman mengatakan: “Israel dan Amerika menyerang orang-orang yang hendak melaksanakan shalat Isya di sebuah gedung yang sedang dibangun, dengan tujuan menebar teror di antara warga dan menghalangi dukungan kami terhadap saudara-saudara kami di Gaza. Namun, kami tegaskan bahwa tindakan seperti ini tidak akan pernah membuat kami mundur.”

Selain itu, Amerika juga menyerang provinsi Sa’dah, Al-Bayda, Al-Hudaydah, dan Al-Jawf. Dengan terus menargetkan sektor pertanian serta sumber daya hewan negara, mereka bahkan menyerang sebuah peternakan, yang mengakibatkan kematian sejumlah besar ternak.

Sementara itu, angkatan bersenjata Yaman juga terus meningkatkan ketegangan militernya sebagai respons terhadap agresi Amerika-Inggris dan untuk mendukung Jalur Gaza. Mereka menargetkan kapal perang dan kapal induk Amerika di atas Laut Merah, serta menyerang kedalaman wilayah Israel dengan rudal balistik dan drone.

Baca juga: Yaman Serang Selatan Tel Aviv

Serangan terhadap daerah pemukiman, layanan, dan infrastruktur menunjukkan pelanggaran terhadap hukum dan konvensi internasional serta pengabaian hak asasi manusia oleh para agresor Amerika-Inggris.

Sana’a juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan membantu Gaza, meskipun mendapat tekanan, hingga blokade dicabut, serangan dihentikan, dan bantuan kemanusiaan dapat masuk.

Para agresor Amerika, dengan menyerang kawasan pemukiman dan layanan, berusaha untuk mengubah posisi Yaman dalam mendukung Gaza. Namun, kenyataan di lapangan justru membuktikan hal yang sebaliknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *