Saudi: Rp. 3.8 Miliar untuk Penduduk yang Tinggalkan Pulau Mayyun

Saudi Rp. 3.8 Miliar untuk Penduduk yang Tinggalkan Pulau Mayyun

Sana’a, Purna Warta Para pialang yang berafiliasi dengan Saudi telah membuat penawaran keuangan yang menggiurkan kepada penduduk pulau strategis Yaman, Mayyun, untuk meninggalkan pulau itu.

Penduduk pulau Mayyun Yaman, yang terletak di pintu masuk Selat Bab al-Mandeb, mengatakan kepada Saudi Leaks:

“Arab Saudi telah menugaskan para pialang di pulau itu untuk membujuk penduduk Mayyun agar meninggalkan pulau itu dengan imbalan uang yang sangat banyak, tetapi warga menolak tawaran menggiurkan ini.”

Baca Juga : Netanyahu Tolak Upacara Transisi Kekuasaan Sesuai Protokol

Menurut laporan itu, para pialang telah menawarkan untuk memberikan sekitar satu juta riyal Saudi (sekitar Rp. 3.8 miliar) kepada siapa saja yang meninggalkan Pulau Mayyun dan tidak kembali lagi ke pulau itu.

Hal ini sejalan dengan persaingan sengit antara UEA dan Arab Saudi untuk menguasai wilayah-wilayah strategis Yaman.

Pulau Mayyun, salah satu tempat strategis dunia, memiliki luas 13 kilometer persegi dan berpenduduk 221 jiwa, menurut sensus Yaman 2004.

Laporan itu selanjutnya mengatakan bahwa orang-orang di pulau itu telah menolak proposal tersebut, tetapi dikhawatirkan tentara bayaran yang berafiliasi dengan koalisi Saudi akan menggunakan metode lain, seperti mengganggu dan menyakiti warga di pulau itu untuk memaksa mereka pergi.

Di sisi lain, Al-Jazeera baru-baru ini melaporkan bahwa gambar satelit menunjukkan UEA membangun pangkalan udara di pulau Mayyun, Yaman.

Baca Juga : Serangan Drone Yaman terhadap Bandara Abha

Al-Araby Al-Jadeed juga melaporkan bahwa UEA telah mengubah Pulau Mayyun menjadi pangkalan militer dan jalan bagi warganya dan kelompok yang berafiliasi dengan UEA untuk masuk dan keluar, dan melalui pulau itu mengangkut pasokan bantuan ke Aden dan tempat lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *