Shanaa, Purna Warta – Angkatan Bersenjata Yaman telah mengumumkan rencana untuk meningkatkan operasi militer terhadap Israel sebagai tanggapan atas krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung di Gaza.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Minggu malam, Angkatan Bersenjata Yaman menyerukan kepada negara-negara di seluruh dunia untuk menekan rezim Israel agar menghentikan agresinya dan mencabut blokade di Gaza guna mencegah eskalasi lebih lanjut.
Baca juga: Hamas: Trump Ulangi Narasi Israel, Berbohong dan Sesatkan publik
Mereka menekankan bahwa keputusan mereka untuk meningkatkan serangan terhadap Israel berakar pada kewajiban moral dan kemanusiaan mereka untuk mengatasi penderitaan rakyat Palestina.
Angkatan Bersenjata Yaman menyoroti perkembangan pesat di Palestina yang diduduki, khususnya di Jalur Gaza, di mana konflik yang sedang berlangsung telah mengakibatkan kematian ribuan warga Palestina di tengah pengepungan dan serangan militer yang berkepanjangan.
Mereka mengatakan bahwa mengingat pembantaian mengerikan yang terus berlanjut dalam sejarah kontemporer kita, Yaman menghadapi tanggung jawab agama, moral, dan kemanusiaan yang mendalam terhadap rakyat tertindas yang setiap hari menjadi sasaran pembunuhan dan penghancuran tanpa henti melalui pemboman udara, darat, dan laut.
Blokade yang parah telah menyebabkan kelaparan dan kehausan di Gaza yang teguh dan bangga, yang tidak dapat diterima oleh siapa pun, terutama orang Arab dan Muslim, demikian bunyi pernyataan tersebut.
Oleh karena itu, Angkatan Bersenjata Yaman mengatakan mereka telah memutuskan untuk meningkatkan operasi dukungan militer dan menerapkan fase keempat blokade laut terhadap Israel. Fase ini mencakup penargetan semua kapal milik perusahaan mana pun yang beroperasi di pelabuhan Israel, terlepas dari kewarganegaraan perusahaan tersebut, di lokasi yang dapat diakses oleh angkatan bersenjata Yaman.
Angkatan Bersenjata Yaman telah mengeluarkan peringatan kepada semua perusahaan untuk segera menghentikan transaksi dengan pelabuhan-pelabuhan Israel setelah pengumuman pernyataan ini. Kegagalan untuk mematuhi akan mengakibatkan kapal-kapal mereka menjadi sasaran di mana pun dalam jangkauan rudal dan drone Yaman.
Angkatan Bersenjata Yaman kembali menyerukan negara-negara untuk campur tangan guna mencegah eskalasi ini, mendesak mereka untuk menekan Israel agar menghentikan agresinya dan mencabut blokade di Jalur Gaza. “Tidak ada orang bebas di bumi ini yang dapat menerima apa yang terjadi,” tegas mereka.
Tindakan Angkatan Bersenjata Yaman mencerminkan komitmen moral dan kemanusiaan untuk menentang ketidakadilan yang dihadapi rakyat Palestina. Mereka menyatakan bahwa semua operasi militer akan segera dihentikan setelah agresi terhadap Gaza dihentikan dan blokade dicabut, demikian pernyataan tersebut.
Baca juga: Belanda Tetapkan Israel sebagai Ancaman Keamanan karena Sebarkan Disinformasi dan Intimidasi ICC
Tentara Yaman mengutuk agresi yang terus-menerus terhadap Gaza, mengaitkannya dengan apa yang mereka sebut sebagai diamnya komunitas Arab, Islam, dan internasional yang memalukan.
Sejak awal konflik di Gaza, Angkatan Bersenjata Yaman telah melancarkan berbagai serangan terhadap kapal-kapal yang menuju Israel dan telah menargetkan lokasi-lokasi jauh di dalam wilayah Palestina yang diduduki menggunakan rudal dan pesawat nirawak.


