Gaza, Purna Warta – Jumlah warga Palestina yang gugur dalam serangan udara rezim Israel di kamp pengungsi Jabalia mencapai 50 orang, kata pejabat kesehatan di Gaza.
Menteri Pertahanan rezim Israel mengatakan bahwa Jalur Gaza berada di bawah blokade total, termasuk larangan menerima makanan, bahan bakar, dan air. Risiko tinggi bagi pihak ketiga untuk ikut berperang, menurut media Rusia.
Baca Juga : PM Malaysia Nyatakan Solidaritas terhadap Palestina
Rusia mengatakan ada risiko tinggi pihak ketiga ikut campur dalam pertempuran yang sedang berlangsung, setelah Pentagon mengumumkan pihaknya memindahkan kapal perang dan kapal induk lebih dekat ke Israel.
Risiko keterlibatan pihak ketiga dalam konflik ini cukup tinggi. Sangat penting untuk menemukan cara sesegera mungkin untuk bergerak menuju proses negosiasi, kata Dmitry Peskov, juru bicara Kremlin.
Baca Juga : Hizbullah dan Israel Saling Baku Tembak saat Ketegangan Regional Meningkat
Korban tewas terbaru mencapai 510 warga Palestina di Gaza, menurut pejabat kesehatan, dan lebih dari 800 warga Israel. Serangan mendadak Hamas terjadi setelah pemukim Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa dalam beberapa hari terakhir dan sejumlah warga Palestina menjadi martir oleh Israel dalam beberapa bulan terakhir.


