Serangan Udara Israel Menargetkan Rumah dan Tenda Pengungsi di Rafah

Rumah dan Tenda Pengungsi

Rafah, Purna Warta – Sedikitnya 23 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah serangan udara Israel menargetkan rumah dan tenda pengungsi di Gaza pada hari Minggu. Serangan itu terjadi di Rafah dan Khan Younis di Gaza selatan.

Seorang sumber medis di Rumah Sakit Eropa Gaza mengatakan kepada Anadolu bahwa serangan udara Israel di rumah keluarga Ashour di daerah Al-Nasr di Rafah selatan menewaskan delapan orang. Dua warga Palestina juga tewas dalam serangan di daerah Al-Hashash, sumber itu menambahkan.

Baca juga: Hamas Kutuk Agresi AS-Israel terhadap Yaman, Lebanon dan Suriah

Empat korban lainnya dibawa ke rumah sakit setelah serangan udara menargetkan daerah Al-Fukhari di sebelah timur Khan Younis. Rumah sakit tersebut juga menerima banyak warga sipil yang terluka setelah serangan Israel terhadap tenda-tenda dan rumah-rumah pengungsi di Gaza selatan.

Sementara itu, sumber medis di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis mengonfirmasi bahwa sembilan orang tewas ketika pasukan Israel mengebom beberapa rumah di kota tersebut. Saksi mata melaporkan bahwa tentara Israel telah menyerang sedikitnya enam rumah di berbagai wilayah Khan Younis dalam beberapa jam terakhir.

Lebih dari 700 warga Palestina tewas dan lebih dari 1.000 lainnya terluka dalam serangan udara mendadak oleh Israel di Gaza sejak Selasa, yang menghancurkan gencatan senjata dan perjanjian pertukaran tahanan yang berlaku pada Januari.

Hampir 50.000 warga Palestina tewas, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 113.000 lainnya terluka dalam serangan militer Israel yang brutal di Gaza sejak Oktober 2023.

Baca juga: Hamas: Perlawanan Makin Kuat Meski Israel telah Membunuh Tokoh-tokoh Perlawanan

Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan November lalu untuk perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *