Serangan Israel Tewaskan 30 Orang di Gaza Saat Bayi Meninggal Akibat Kelaparan

Gaza, Purna Warta – Setidaknya 30 warga Palestina tewas di Gaza pada hari Jumat saat serangan Israel meningkat dan seorang bayi perempuan meninggal karena kekurangan gizi di tengah krisis kemanusiaan yang semakin dalam, kata pejabat medis setempat.

Seorang bayi perempuan, Janan Saleh al-Sakafi, meninggal karena kekurangan gizi dan dehidrasi di Rumah Sakit Rantisi di Kota Gaza bagian barat, Al Jazeera melaporkan.

Kematiannya menyusul lebih dari dua bulan blokade Israel yang telah mencegah masuknya makanan, air, dan pasokan medis sejak 2 Maret.

Kantor Media Pemerintah Gaza mengatakan setidaknya 51 orang telah meninggal karena penyebab yang berhubungan dengan kelaparan.

UNICEF sebelumnya memperingatkan bahwa sekitar 335.000 anak di bawah usia lima tahun berisiko meninggal karena kekurangan gizi akut.

Sejak Jumat dini hari, sedikitnya 30 orang tewas akibat serangan udara dan pesawat nirawak Israel di seluruh wilayah kantong itu, menurut sumber medis setempat.

Intensitas dan skala serangan terbaru itu mencerminkan fase awal perang, dengan seluruh keluarga dilaporkan terhapus dari catatan sipil.

Serangan semalam menerangi langit dari Khan Younis di selatan hingga Gaza utara, dengan ledakan yang menghancurkan bangunan tempat tinggal.

Di Khan Younis tengah, 17 orang tewas, termasuk 11 dari satu keluarga dan empat dari keluarga lain.

Seorang wanita tewas akibat pecahan peluru yang beterbangan selama serangan pesawat nirawak di bagian timur kota.

Seorang anak lainnya tewas di dalam tenda di dalam zona evakuasi al-Mawasi.

Di Kota Gaza timur, tim penyelamat berupaya menemukan jenazah dari reruntuhan setelah serangan di dekat Shujayea, tempat sembilan anggota keluarga dilaporkan tewas.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan 70 warga Palestina tewas dan 275 terluka dalam 48 jam terakhir.

Tujuh jenazah tambahan ditemukan dari serangan sebelumnya selama kurun waktu tersebut, kata kementerian.

Sejak 7 Oktober 2023, 52.495 orang tewas dan 118.366 orang terluka dalam perang genosida Israel, menurut kementerian.

Jumlah korban tewas sejak gencatan senjata pada 18 Maret mencapai 2.396 orang tewas dan 6.325 orang terluka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *