Al-Quds, Purna Warta – Militer Israel melakukan serangkaian penggerebekan di berbagai wilayah Tepi Barat dan menangkap sejumlah warga Palestina.
Menurut kantor berita Shahab, hari ini pasukan Israel secara serentak menyerbu puluhan kota, desa, dan kamp pengungsi di berbagai wilayah Tepi Barat. Pasukan juga menggeledah sejumlah rumah serta fasilitas milik warga Palestina.
Di Provinsi Jenin, pasukan Israel menyerbu Kafr Ra’i, Arabuna, Barta’a, Al-Yamun, Al-Silah al-Harithiyah, dan Deir Ghazaleh. Dalam operasi tersebut, sejumlah pekerja Palestina ditangkap di Barta’a. Muhammad Ziyoud di Al-Silah al-Harithiyah dan Nuruddin Frihat di Al-Yamun juga ditangkap setelah rumah mereka digerebek.
Di Nablus, pasukan Israel menyerbu sejumlah wilayah di bagian timur kota, kawasan Al-Namsawi, dan Jabal Ajram, serta menggeledah kantor Asosiasi Al-Jil Al-Mustaqbal. Yasser Marjan juga ditangkap setelah rumahnya di Kafr Qalil digerebek.
Pada saat yang sama, operasi besar-besaran pasukan Israel terus berlangsung di Turmus’ayya, sebelah utara Ramallah. Satu unit pasukan khusus juga memasuki kawasan Umm al-Sharayet di Al-Bireh. Beitunia, Tayasir, Al-Dhahiriya, dan Kamp Al-Arroub turut menjadi sasaran penggerebekan.
Selain operasi militer tersebut, pemukim Israel memasuki Nablus, desa Awarta, serta Al-Kharabah di selatan Hebron. Di Awarta, para pemukim dilaporkan melakukan ritual keagamaan Yahudi.
Sementara itu, koresponden Al Jazeera melaporkan bahwa pasukan Israel menghancurkan sebuah rumah warga Palestina di kawasan Jurat al-Sham’a, sebelah selatan Bethlehem di Tepi Barat.
Rangkaian penggerebekan dan penangkapan ini berlangsung di tengah meningkatnya operasi militer Israel di Tepi Barat, sementara serangan dan aktivitas pemukim Israel juga terus menjadi salah satu sumber ketegangan utama di wilayah tersebut.


