Pernyataan Hamas Terkait Ledakan di Wilayah Rafah

Hamas Infijar

Gaza, Purna Warta – Mengutip pemberitaan dari Quds al-Akhbariyah, Hamas pada Rabu malam mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan rincian ledakan terbaru di wilayah Rafah serta menegaskan tanggung jawab penuh rezim Zionis Israel atas insiden tersebut.

Baca juga: Israel Setujui 126 Unit Permukiman Ilegal di Permukiman Tepi Barat yang Dikosongkan pada 2005

Hamas menegaskan bahwa ledakan itu terjadi tepat di kawasan yang sepenuhnya berada di bawah kontrol pasukan pendudukan, serta menekankan bahwa tidak ada warga Palestina yang berada atau beraktivitas di wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya, Hamas menyebutkan bahwa pihaknya sebelumnya telah memperingatkan tentang keberadaan sisa-sisa bahan peledak dan persenjataan yang tertinggal akibat perang, baik di wilayah Rafah maupun di kawasan lainnya.

Gerakan tersebut menegaskan bahwa sejak dimulainya pelaksanaan perjanjian, Hamas tidak memikul tanggung jawab apa pun atas sisa-sisa tersebut, khususnya bahan-bahan yang dipasang oleh pasukan pendudukan sendiri di wilayah tersebut.

Pada bagian lain pernyataannya, Hamas menyerukan agar tekanan diberikan kepada rezim Zionis Israel untuk mematuhi kesepakatan-kesepakatan yang telah ditandatangani.

Hamas juga meminta komunitas internasional agar tidak membiarkan pasukan pendudukan menggunakan dalih-dalih tertentu untuk menciptakan ketegangan dan berupaya menggagalkan perjanjian yang telah disepakati.

Baca juga: Tujuan Israel Mengumumkan “Pembersihan Garis Kuning” di Gaza: Perubahan Taktik Pendudukan

Di akhir pernyataannya, Hamas kembali menegaskan komitmen penuh pasukan perlawanan terhadap seluruh kesepakatan dan kewajiban yang dihasilkan darinya, serta menyatakan bahwa perlawanan tetap setia pada jalur perjanjian yang telah disepakati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *