Perlawanan Palestina: Yaman Bongkar Kegagalan Sistem Pertahanan Udara dan Intelijen Zionis

Yaman Gaza

Gaza, Purna warta – Menurut laporan pemberitaan mengenai Palestina, menyusul operasi penting yang dilancarkan angkatan bersenjata Yaman malam sebelumnya—serangan drone ke wilayah Eilat yang diduduki dan menimbulkan korban signifikan di pihak Zionis—Komite-komite Perlawanan Palestina mengeluarkan pernyataan yang memuji aksi heroik saudara-saudara mujahid dan beriman di angkatan bersenjata Yaman yang menargetkan sasaran di kota Umm al-Rashrash (Eilat yang diduduki).

Baca juga: Hamas Tegaskan Kelanjutan Perlawanan di Tepi Barat

Komite-komite Perlawanan Palestina menambahkan bahwa operasi heroik Yaman di Umm al-Rashrash menegaskan bahwa angkatan bersenjata Yaman telah mencapai tingkat kreativitas, penguasaan, ketepatan, dan pengembangan kemampuan yang memungkinkan mereka menghancurkan dan meruntuhkan kesombongan semu Zionis.

Dalam lanjutan pernyataannya disebutkan: operasi-operasi mulia Yaman, tekad untuk bertindak yang tulus serta kemauan dan keteguhan tak tergoyahkan dari militer dan bangsa Yaman, merupakan wujud nyata suara umat Islam dan perlawanan.

Komite-komite Perlawanan Palestina menegaskan bahwa keteguhan dan keberanian rakyat Yaman membuktikan bahwa mereka tak terkalahkan, dan pengorbanan serta harga mahal yang mereka bayar justru menjadi motivasi untuk melanjutkan pukulan-pukulan berat terhadap musuh.

Menurut pernyataan itu pula, operasi Umm al-Rashrash telah mengungkap keretakan dan kelemahan sistem pertahanan udara serta keseluruhan perangkat militer dan intelijen rezim Zionis, menunjukkan bahwa Netanyahu dan kelompok kriminalnya dalam kabinet genosida Zionis terus menipu opini publik Zionis dengan ilusi dan fatamorgana.

Di akhir pernyataan, Komite-komite Perlawanan Palestina menyampaikan penghormatan kepada saudara-saudara mereka di Yaman—tanah jihad dan perlawanan—kepada tentara gagah berani Yaman, gerakan Ansarallah, dan pemimpin-pemimpin berani Yaman yang menjadi pendukung sejati rakyat Palestina dan perlawanan mereka.

Pernyataan ini disampaikan setelah Yahya Saree, juru bicara angkatan bersenjata Yaman, mengumumkan bahwa angkatan bersenjata Yaman menargetkan dua sasaran di pelabuhan Umm al-Rashrash yang diduduki dengan dua drone, yang disebutnya berhasil. Ini merupakan operasi kedua dalam 24 jam terakhir.

Perlu dicatat bahwa media rezim Zionis mengakui kegagalan sejumlah besar sistem pertahanan udara mereka dalam menghadapi drone Yaman, dan melaporkan bahwa Angkatan Udara Israel sedang menyelidiki penyebab kegagalan tersebut.

Dilaporkan pula bahwa dua rudal pencegat yang ditembakkan untuk melawan drone Yaman gagal, sehingga drone tersebut mengenai wilayah Eilat yang diduduki.

Sementara penjajah biasanya menyembunyikan dan menyensor angka korban mereka, sumber berbahasa Ibrani melaporkan peningkatan jumlah luka-luka akibat serangan drone Yaman di Eilat yang diduduki hingga sekitar lima puluh orang.

Baca juga: Abaikan Seruan Gencatan Senjata Dunia, Pasukan Israel Bunuh 85 Warga Palestina Lagi di Gaza

Haruzelm Post (Jerusalem Post) menulis bahwa “Yaman terus menemukan titik-titik lemah Israel dan dampaknya bersifat berkelanjutan, menghancurkan, dan pada akhirnya mematikan.” Surat kabar Zionis itu menambahkan bahwa drone-drone Yaman, yang biayanya jauh lebih murah daripada rudal, mampu menimbulkan kerusakan signifikan, dan bahwa perang yang berkepanjangan telah memunculkan ancaman-ancaman baru sehingga Yaman berhasil menyusup melalui celah-celah sistem pertahanan udara Israel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *