Ramallah, Purna Warta – Pasukan pendudukan Israel menyerbu pusat kota Ramallah, pusat Otoritas Palestina, pada hari Selasa, menjarah hampir setengah juta dolar dari sebuah kantor penukaran uang dengan dalih menargetkan pendanaan Hamas.
Baca juga: Pasukan Israel Serang Demonstrasi Palestina di al-Bireh, Lukai Warga Sipil
Menurut polisi Israel, pasukan tersebut menyita sekitar 1,5 juta shekel ($447.000) dalam berbagai mata uang, termasuk dolar AS, dinar Yordania, dan euro. Otoritas Israel berusaha membenarkan pencurian tersebut dengan mengklaim bahwa dana tersebut ditujukan untuk Hamas.
Dalam penggerebekan yang sama, pasukan pendudukan menangkap sembilan warga Palestina dan menyerang penduduk secara brutal, menyebabkan puluhan orang terluka. Di antara yang terluka terdapat seorang anak berusia 13 tahun yang ditembak selama invasi.
Serangan brutal semacam itu telah menjadi ciri khas kebijakan pendudukan Israel di Tepi Barat, di mana serangan harian meneror warga sipil.
Namun, serangan bersenjata terbaru di pusat kota Ramallah — pusat politik dan administratif — menggarisbawahi meningkatnya ketidakpedulian rezim terhadap kedaulatan Palestina.


