Al-Quds, Purna Warta – Pasukan rezim Zionis, untuk hari ketiga berturut-turut, melanjutkan serangan mereka di provinsi Tubas di utara Tepi Barat. Serangan dilakukan di tengah pemberlakuan jam malam yang ketat, penutupan seluruh pintu masuk provinsi, serta pemblokiran sejumlah jalan utama dan sekunder dengan gundukan tanah. Mereka juga menggerebek rumah-rumah warga Palestina, melakukan intimidasi terhadap penduduk, dan menahan puluhan orang di pusat-pusat interogasi lapangan.
Baca juga: Israel.Serangan Balasan Iran Hancurkan Kapasitas Militer Israel, Namun Kerusakan Disembunyikan
Menurut laporan Pusat Informasi Palestina, yang mengutip sejumlah sumber lokal, pasukan rezim Zionis sejak dini hari melakukan serangan besar-besaran terhadap rumah-rumah warga Palestina di sekitar Kamp Pengungsi al-Far’ah, setelah dua hari sebelumnya mengepung kawasan tersebut. Pasukan infanteri Israel juga ditempatkan di berbagai titik di dalam kamp.
Pada waktu yang sama, pasukan Israel menarik diri dari kota Tammun pada dini hari. Selain menyebabkan kerusakan besar pada properti warga Palestina, mereka juga merusak infrastruktur—khususnya di bagian timur kota—dalam skala yang signifikan.
Sumber-sumber tersebut menambahkan bahwa pasukan Israel terus melancarkan serangan di Tubas, ‘Aqaba, dan Tayasir, serta mengubah beberapa rumah warga menjadi pos militer.
Sejak dimulainya operasi militer, tim-tim medis telah merawat lebih dari 70 warga Palestina yang mengalami luka akibat pemukulan.
Pasukan rezim Zionis juga menahan 162 warga Palestina di pusat-pusat interogasi lapangan, meski sebagian besar di antaranya kemudian dibebaskan.


