Al-Quds, Purna Warta – Berdasarkan statistik yang dipublikasikan, “Israel” memproduksi sekitar 40.000 ton kurma setiap tahun, dari total pasar global yang mencapai sekitar 8 juta ton.
Yang menjadi sorotan adalah bahwa sebagian besar kurma Israel tersebut diproduksi di permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki, khususnya di wilayah Lembah Yordan (Ghor al-Urdun). Dari jumlah tersebut, sekitar 30.000 ton merupakan kurma premium dan terkenal jenis “Medjool”, yang mencakup sekitar 75 persen dari total produksi tahunan kurma rezim tersebut.
Surat kabar berbahasa Ibrani mengungkapkan bahwa para produsen dan eksportir Israel, karena khawatir terhadap boikot global, terpaksa menghapus label nama “Israel” dari produk mereka agar dapat menjualnya di pasar negara-negara Arab dan Muslim serta di lingkungan komunitas Muslim di Eropa.
Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya seruan boikot terhadap produk-produk yang berasal dari permukiman Israel di wilayah pendudukan, terutama sejak agresi militer Israel di Jalur Gaza yang memicu gelombang kecaman internasional. Sejumlah organisasi masyarakat sipil dan gerakan solidaritas Palestina di berbagai negara mendorong konsumen untuk menghindari pembelian produk yang dihasilkan di permukiman ilegal, dengan alasan bahwa kegiatan ekonomi tersebut memperkuat pendudukan.
Sebelumnya, berbagai lembaga internasional dan negara Eropa juga telah mengeluarkan pedoman pelabelan yang membedakan produk yang berasal dari wilayah pendudukan dengan produk dari wilayah yang diakui secara internasional sebagai bagian dari Israel. Sejumlah jaringan ritel di Eropa dilaporkan menarik atau meninjau kembali penjualan produk yang teridentifikasi berasal dari permukiman di Tepi Barat.
Para pengamat menilai bahwa bulan Ramadan, yang identik dengan meningkatnya konsumsi kurma di dunia Muslim, menjadi momen krusial bagi eksportir Israel. Namun, meluasnya kampanye boikot justru disebut telah mempersempit akses pasar dan meningkatkan tekanan ekonomi terhadap sektor pertanian yang berbasis di permukiman.


