Al-Quds, Purna Warta – Media berbahasa Ibrani melaporkan bahwa sejumlah warga mengalami gejala seperti iritasi mata, rasa sesak, dan gangguan pernapasan, serta melaporkan tersebarnya bau menyengat dan tidak sedap di berbagai penjuru kota tersebut.
Menurut para ahli dari Kementerian Perlindungan Lingkungan rezim Zionis, gas beracun hidrogen sulfida bocor dari instalasi pengolahan limbah pusat kota itu karena sebab yang hingga kini belum diketahui secara pasti, sehingga membahayakan kesehatan penduduk.
Kementerian tersebut, berdasarkan data pemantauan dan keluhan masyarakat, meminta pengelola fasilitas itu untuk melakukan pembaruan teknis setelah sistem kembali normal serta melaksanakan investigasi teknis dan menyeluruh terkait penyebab insiden guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Insiden ini terjadi sehari setelah perusahaan air dan limbah rezim Zionis melaporkan gangguan pada sistem pengumpulan limbah di kota Zionis Bnei Brak, yang menyebabkan limbah meluap ke jalan-jalan kota.
Para pakar menyatakan bahwa kejadian serupa sebelumnya pernah terjadi di kawasan tersebut dan tidak menutup kemungkinan adanya keterkaitan antara insiden-insiden ini, meskipun hingga kini penyebab utamanya belum diumumkan secara resmi.


