Purna Warta – Pemerintah Israel telah memerintahkan evakuasi skala besar pemukiman-pemukiman di daerah pendudukan yang dekat dengan Jalur Gaza dan perbatasan dengan Lebanon.
Sejak Sabtu pagi (7/10) pasukan perlawanan
Palestina telah melancarkan operasi besar yang disebut badai Al-Aqsa, yang mengakibatkan kematian lebih dari 700 warga Israel dan melukai hampir dua ribu lainnya.
Kantor berita Sputnik melaporkan bahwa Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallat telah memerintahkan evakuasi pemukiman Zionis yang terletak di utara Palestina yang diduduki, yang dekat dengan Lebanon, sore ini.
Media Israel melaporkan bahwa setelah baku tembak antara tentara Israel dan Hizbullah Lebanon, Gallant juga memerintahkan evakuasi permukiman di kawasan perbatasan dengan Lebanon..
Tentara Lebanon hari ini mengumumkan bahwa beberapa orang terluka setelah artileri Israel menembaki sejumlah kota di negara tersebut.
Pada saat yang sama, pasukan UNIFIL mengeluarkan pernyataan yang mengumumkan bahwa mereka telah menghubungi pihak-pihak tersebut sehingga mereka dapat mengendalikan situasi dan mencegah kemungkinan ketegangan.
Tentara Zionis mengumumkan pada siang hari ini bahwa 20 permukiman di dekat perbatasan Gaza sedang dievakuasi.
Para pemukim yang tinggal di daerah ini telah diminta untuk meninggalkan rumah mereka pasca serangan pasukan Hamas di kawasan tersebut.


