Israel Kembali Bunuh Jurnalis Palestina di Gaza

Jurnalis

Gaza, Purna Warta – Israel terus menargetkan jurnalis Palestina yang meliput kebrutalan rezim di Gaza, dengan membunuh sejumlah jurnalis dalam serangan terbaru di Kota Gaza.

Baca Juga: Hamas Kecam Israel atas Kematian Tahanan Palestina

“Beberapa jurnalis Palestina tewas dan lainnya terluka dalam serangan udara Israel yang menargetkan Kafe al-Baqa di Gaza bagian barat, tempat mereka sedang bekerja untuk mengunggah laporan berita,” ungkap Rami Abdu, pendiri dan Ketua Euro-Med Human Rights Monitor, dalam sebuah unggahan di platform X (Twitter) pada Senin.

Sumber medis melaporkan bahwa setidaknya 33 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan tersebut.

Menurut Abdu, sebagian besar korban adalah “jurnalis, seniman, dan aktivis media sosial,” karena lokasi tersebut merupakan salah satu dari sedikit tempat yang masih memiliki akses internet di Jalur Gaza yang tengah mengalami pemadaman jaringan.

“Semakin jelas bahwa Israel sengaja menargetkan pusat-pusat pengunggahan data yang digunakan oleh para jurnalis untuk mengirim laporan dan gambar ke luar Gaza,” tambahnya.

Salah satu korban yang dilaporkan adalah Ismail Abu Hatab, seorang jurnalis foto yang bekerja dengan berbagai platform media, sebagaimana disampaikan oleh Kantor Media Pemerintah Gaza melalui kanal Telegram.

Kantor tersebut menyatakan bahwa mereka “mengutuk sekeras-kerasnya penargetan, pembunuhan, dan pembantaian sistematis terhadap jurnalis Palestina oleh pendudukan Israel.”

Sejak pagi hari, sumber rumah sakit melaporkan bahwa setidaknya 80 orang tewas akibat serangan udara Israel di berbagai wilayah Gaza.

Baca Juga: Ulama Sunni Iran Serukan Umat Islam untuk Bersatu Melawan Israel

Sumber tersebut mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dari total korban tewas, 57 orang berasal dari Gaza Utara, dan 15 orang adalah warga sipil yang sedang mengantre bantuan di dekat pusat distribusi di utara kota Rafah, Gaza Selatan.

Israel telah melancarkan kampanye genosida di Gaza sejak 7 Oktober 2023. Hingga kini, menurut Kementerian Kesehatan Gaza, jumlah korban jiwa telah mencapai lebih dari 56.530 orang, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *