IRGC: Tempat Perlindungan Israel Akan Menjadi “Target Sah” Jika Permukiman Iran Diserang

legitimasi

Tehran, Purna Warta – Unit Intelijen Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyatakan bahwa Iran akan menganggap tempat-tempat perlindungan milik Israel sebagai “target sah” apabila wilayah permukiman di Iran diserang.

Dalam unggahan yang dipublikasikan di platform media sosial X pada Selasa, IRGC menyatakan bahwa setiap serangan terhadap kawasan permukiman di Iran akan memberi hak kepada angkatan bersenjata Iran untuk menyerang tempat-tempat perlindungan Israel di wilayah Palestina yang diduduki.

IRGC juga menegaskan bahwa pihaknya memiliki informasi intelijen mengenai rancangan serta lokasi pasti dari tempat-tempat perlindungan tersebut.

Latar Belakang Operasi Militer

Iran memulai Operation True Promise 4 setelah United States dan Israel melancarkan agresi militer bersama terhadap Republik Islam pada akhir Februari, yang menurut laporan tersebut mencakup pembunuhan terhadap Pemimpin Revolusi Islam Ali Khamenei serta sejumlah pejabat tinggi Iran.

Dalam gelombang serangan terbarunya, IRGC menyatakan bahwa pihaknya telah meluncurkan rudal yang menghantam fasilitas intelijen “berkeamanan tinggi” milik Israel di Tel Aviv.

Selain itu, angkatan bersenjata Iran juga dilaporkan telah menyerang berbagai pangkalan dan aset militer Amerika Serikat di kawasan.

Klaim Hak Membela Diri

Merujuk pada United Nations Charter, khususnya Pasal 51, Iran menyatakan bahwa negara tersebut memiliki hak hukum untuk membela diri terhadap apa yang disebutnya sebagai “tindakan agresi” dari Amerika Serikat maupun Israel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *