Hizbullah: Operasi Hebron Merupakan Respons yang Sah terhadap Kejahatan Penjajah

Hizbullah

Beirut, Purna Warta – Hizbullah Lebanon menyebut operasi di Hebron sebagai respons yang wajar dan sah terhadap kejahatan rezim Zionis Israel yang terus berlanjut terhadap rakyat Palestina.

Hizbullah Lebanon dalam pernyataannya menanggapi operasi anti-Zionis di Hebron menyatakan, “Operasi heroik di kota Hebron merupakan respons yang wajar dan sah terhadap kejahatan musuh Zionis yang terus berlanjut terhadap rakyat Palestina, termasuk pembantaian, genosida, penghancuran, dan penodaan tempat-tempat suci.”

Pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa rakyat Palestina tetap teguh menghadapi berbagai kejahatan itu dengan kesabaran dan ketabahan. Mereka tidak akan pernah melepaskan tanah air maupun tempat-tempat suci mereka. Rakyat Palestina tetap berpegang teguh pada hak-hak mereka dan akan terus menempuh jalan perlawanan hingga seluruh tanah mereka dibebaskan.

Hizbullah juga mengecam berlanjutnya proyek pembangunan permukiman ilegal, penghancuran, dan perampasan tanah milik warga Palestina di Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem). Langkah-langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya untuk mengusir rakyat Palestina dari tanah mereka. Hizbullah menegaskan kembali bahwa rakyat Palestina akan terus bertahan menghadapi kejahatan tersebut dan tidak akan menyerahkan tanah serta tempat-tempat suci mereka. Perlawanan akan terus dilanjutkan hingga pembebasan penuh tanah Palestina.

Hizbullah Lebanon turut menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan penghormatan kepada rakyat Palestina yang bermartabat serta keluarga kedua syahid tersebut. Hizbullah menegaskan bahwa seluruh upaya musuh Zionis untuk mematahkan tekad rakyat Palestina dan memaksa mereka menyerah akan menemui kegagalan. Upaya itu tidak akan mampu mengalahkan keteguhan dan perlawanan rakyat Palestina, pengorbanan para putra mereka, serta komitmen mereka untuk mempertahankan hak-hak yang dimiliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *