Hamas: Serangan Terhadap Armada Bantuan Menuju Gaza Tanda Kemerosotan Moral Israel

Hamas 1

Al-Quds, Purna Warta – Gerakan perlawanan Palestina, Hamas, mengecam keras pencegatan secara paksa terhadap kapal-kapal armada bantuan yang menuju Gaza serta penahanan aktivis pro-Palestina, dan menyebut serangan tersebut sebagai tanda jelas kemerosotan moral rezim Tel Aviv.

Kelompok yang berbasis di Gaza itu menyatakan dalam pernyataan yang dirilis pada hari Sabtu bahwa pasukan Israel menyerang konvoi bantuan tersebut, seraya menekankan bahwa tindakan itu merupakan upaya putus asa untuk mengintimidasi para aktivis dan mencegah mereka menjalankan misi kemanusiaan dalam membela rakyat Palestina di Jalur Gaza yang terkepung dan dilanda perang.

Hamas mendesak organisasi kemanusiaan internasional untuk mendokumentasikan pelanggaran serius tersebut terhadap para aktivis, serta mengajukan pengaduan ke pengadilan internasional guna meminta pertanggungjawaban otoritas Israel atas kejahatan dan tindakan brutal terhadap armada Sumud-2.

Gerakan perlawanan tersebut juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para aktivis yang tetap berupaya mematahkan blokade Israel atas Gaza, meskipun menghadapi ancaman dan tindakan represif dari rezim tersebut.

Hamas juga menyerukan kepada para aktivis di seluruh dunia untuk meningkatkan langkah solidaritas dengan rakyat Palestina, melanjutkan upaya untuk mengakhiri pengepungan Gaza, serta mengungkap kejahatan rezim Zionis terhadap rakyat Palestina dan bangsa lainnya.

Pada Rabu malam, pasukan Israel mencegat 22 dari 58 kapal bantuan yang melintasi perairan internasional dan menuju Jalur Gaza yang terkepung.

Kapal-kapal tersebut merupakan bagian dari Armada Global Sumud kedua yang dalam beberapa bulan terakhir berupaya menembus blokade Israel dengan membawa bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina di Gaza. Armada itu berlayar dari pelabuhan Barcelona di Spanyol pada 12 April.

Kapal-kapal tersebut disita di lepas Semenanjung Peloponnese, Yunani, yang berjarak ratusan mil dari Gaza.

Armada Sumud dalam sebuah pernyataan menyebutkan bahwa 31 aktivis mengalami luka-luka akibat serangan Israel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *