Hamas: Serangan Mematikan di Gaza Tunjukkan Israel Abaikan Upaya Mediasi

Mediation

Gaza, Purna Warta – Juru bicara Hamas mengatakan bahwa serangan rezim Israel terhadap kamp pengungsi di Gaza menunjukkan bahwa rezim tersebut tidak peduli terhadap proses perdamaian.

Gerakan perlawanan Palestina Hamas mengecam serangan baru Israel terhadap sebuah kamp pengungsi di Gaza yang menewaskan sejumlah warga Palestina. Hamas menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan tanda bahwa rezim Israel tidak memedulikan upaya mediasi yang bertujuan mencapai perdamaian di wilayah Palestina.

Juru bicara Hamas, Hazem Qasim, pada Selasa mengatakan bahwa serangan Israel terhadap kamp pengungsi al-Maghazi di Gaza tengah, yang terjadi pada hari yang sama dan menewaskan sedikitnya lima warga Palestina, merupakan kejahatan baru yang bertujuan menggagalkan proses perdamaian di Gaza, sebagaimana dilaporkan stasiun televisi Lebanon Al-Manar.

Qasim menyatakan bahwa serangan tersebut, yang juga melukai sejumlah pengungsi Palestina, sejalan dengan “genosida Israel yang terus berlanjut” di Gaza dan merupakan pelanggaran terhadap gencatan senjata yang diakui secara internasional dan dicapai pada Oktober tahun lalu guna menghentikan lebih dari dua tahun agresi Israel terhadap Gaza.

Pejabat Hamas itu mengatakan bahwa Board for Peace in Gaza, yang sebagian besar terdiri dari pejabat senior Amerika Serikat, harus dimintai pertanggungjawaban atas serangan kriminal Israel terhadap kamp pengungsi Maghazi karena lembaga tersebut sebagian besar tetap diam menghadapi pelanggaran gencatan senjata yang terus dilakukan Israel.

Ia menambahkan bahwa serangan terhadap kamp Maghazi terjadi pada Hari Arafah, hari suci Islam yang dihormati umat Muslim selama musim ibadah Haji. Menurutnya, hal itu menunjukkan “sifat rasis” rezim Israel dan ketidakpeduliannya terhadap perasaan umat Islam serta institusi keagamaan mereka.

Laporan sebelumnya pada Selasa menyebutkan bahwa rezim Israel menggunakan drone untuk menyerang kamp pengungsi Maghazi, tempat warga Palestina sebelumnya menghadapi kelompok bersenjata Israel yang beroperasi di bagian timur kamp tersebut.

Petugas pertahanan sipil dan pejabat rumah sakit di Gaza kemudian memperbarui jumlah korban tewas akibat serangan itu menjadi tujuh orang, serta menyatakan bahwa beberapa orang lainnya mengalami luka-luka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *