Hamas Membunuh ‘Pembunuh Anak-Anak’ di Gaza Selatan

Hamas 1233

Gaza, Purna Warta – Gerakan perlawanan Palestina, Hamas, menyatakan bahwa pejuang mereka melancarkan serangan terhadap pasukan Israel di Gaza selatan, menghancurkan sebuah kendaraan militer dan membunuh seluruh tentara di dalamnya.

Baca juga: Sirene Mengaung di Wilayah Pendudukan Israel Saat Yaman Tembakkan Rudal Balistik Baru

Dalam pernyataan pada hari Rabu, Hamas mengatakan bahwa para pejuang dari Brigade Al-Qassam—sayap militer Hamas—berhasil membunuh “para pembunuh anak-anak (Palestina)” dalam serangan di Gaza Selatan tersebut.

Media Israel sebelumnya melaporkan bahwa tujuh tentara mereka tewas dan banyak lainnya luka-luka dalam sebuah serangan di Khan Yunis pada Selasa.

Hamas menegaskan bahwa “perlawanan akan membuat musuh membayar harga yang sangat mahal atas kejahatan brutal mereka terhadap rakyat kami.”

Hamas juga menyatakan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan rezim “fasis”-nya memikul tanggung jawab penuh atas kegagalan tercapainya kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Menurut Hamas, Netanyahu terus menghalangi pembicaraan gencatan senjata karena masih hidup dalam “ilusi bahwa ia bisa membebaskan para sandera (di Gaza) lewat kekuatan militer.”

Hamas menilai bahwa tindakan Netanyahu tersebut “semata-mata untuk melayani ambisi pribadinya agar tetap berkuasa dan terus menjual ilusi ‘kemenangan mutlak’ kepada publik Israel.”

Baca juga: IRGC: Suara Kebenaran Tak Akan Pernah Dibungkam

Namun begitu, kelompok perlawanan itu menegaskan kembali bahwa mereka tetap terbuka terhadap upaya mediasi dan bersedia mempertimbangkan proposal serius yang bisa mengarah pada kesepakatan gencatan senjata yang komprehensif.

Hamas kembali menegaskan tuntutan utamanya untuk kesepakatan dengan Tel Aviv, yaitu:

Gencatan senjata permanen,

Penarikan penuh pasukan pendudukan Israel dari Jalur Gaza,

Masuknya bantuan kemanusiaan tanpa batasan,

Dimulainya kembali rekonstruksi Gaza,

Serta kesepakatan pertukaran tahanan yang serius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *