Demonstrasi Warga Zionis Menentang Netanyahu di Tel Aviv

Protes

Al-Quds, Purna Warta – Ribuan orang yang berkumpul di pusat Tel Aviv menuntut pembentukan komite pencari fakta independen terkait kegagalan rezim Zionis dalam operasi 7 Oktober.\

Ribuan warga Tel Aviv turun ke jalan untuk berdemonstrasi menentang kabinet Benjamin Netanyahu, perdana menteri rezim Zionis. Dalam slogan-slogan mereka, para demonstran menuntut pembentukan komite investigasi dan penyelidikan yang cermat terkait peristiwa dan insiden yang berhubungan dengan Operasi Badai Al-Aqsa (7 Oktober 2023 / 15 Mehr 1402).

Para pengunjuk rasa menganggap Netanyahu bertanggung jawab atas kegagalan intelijen dan keamanan sebelum operasi tersebut, serta menegaskan bahwa komite ini harus melakukan penyelidikan tanpa campur tangan politik dan dengan kewenangan penuh.

Protes terhadap kebijakan Netanyahu telah dimulai sejak awal tahun 2023, bersamaan dengan diperkenalkannya rencana kontroversial “reformasi yudisial” (pelemahan kewenangan Mahkamah Agung). Rencana ini memicu berbulan-bulan demonstrasi besar-besaran di berbagai kota di wilayah Palestina yang diduduki.

Setelah operasi 7 Oktober dan dimulainya perang Gaza, situasi di wilayah Palestina yang diduduki berubah dan gelombang protes mereda. Namun sejak Januari 2024, seiring berkepanjangannya perang dan belum kembalinya para tawanan Zionis di Gaza, gelombang baru protes terhadap kabinet Netanyahu kembali muncul.

Sejak saat itu hingga kini, para demonstran setiap pekan menuntut diadakannya pemilu lebih awal, pembubaran kabinet, dan pembentukan komite pencari fakta untuk meneliti berbagai dimensi operasi 7 Oktober.

Perlawanan Palestina di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023 (15 Mehr 1402), sebagai respons atas puluhan tahun kejahatan rezim Zionis terhadap rakyat Palestina, melancarkan operasi mendadak ke permukiman-permukiman Zionis di sekitar Jalur Gaza dan menawan sekitar 250 warga Zionis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *