10 Warga Palestina Gugur, Termasuk 4 Anak-anak, dalam Serangan Israel terhadap Apartemen di Gaza Tengah

RUmah Penduduk

Gaza, Purna Warta – Sebanyak 10 warga Palestina, termasuk empat anak-anak, gugur akibat serangan udara yang dilancarkan rezim Zionis Israel terhadap sebuah apartemen hunian di pusat Kota Gaza.

Pesawat tempur Israel membombardir sebuah apartemen di dekat kawasan Rumah Sakit “Al-Khidma Al-Amma” yang berhadapan dengan Stasiun Al-Hilu di Jalan Omar al-Mukhtar, pusat Kota Gaza.

Sumber-sumber Palestina mengumumkan bahwa 10 jenazah berhasil dievakuasi, termasuk empat anak-anak dan satu korban yang belum teridentifikasi identitasnya. Selain itu, lebih dari 20 orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Palestinian Information Center melaporkan bahwa kawasan yang menjadi sasaran serangan memiliki kepadatan penduduk yang sangat tinggi karena dipenuhi tenda-tenda pengungsi yang berlindung di lokasi tersebut. Kondisi itu menyebabkan tingginya jumlah korban serta memicu kepanikan di kalangan warga, bertepatan dengan malam pertama Hari Raya Iduladha.

Sumber lapangan juga menyebutkan bahwa api terus berkobar selama berjam-jam di lokasi serangan, sementara tim pertahanan sipil dan ambulans terus melakukan upaya pemadaman, pencarian korban hilang di bawah reruntuhan, serta mengevakuasi korban luka dan jenazah para syuhada ke rumah sakit.

Dalam perkembangan terkait, serangan udara dan artileri Israel terus meningkat di berbagai wilayah Jalur Gaza selama perayaan Iduladha. Kawasan Khan Younis, Jabalia, Al-Bureij, dan Rafah dilaporkan kembali menjadi sasaran pengeboman intensif yang menyebabkan korban sipil tambahan dan kerusakan luas pada rumah-rumah warga.

Sumber medis Palestina menyatakan bahwa rumah sakit di Gaza menghadapi tekanan luar biasa akibat meningkatnya jumlah korban, sementara keterbatasan obat-obatan, bahan bakar, serta alat medis semakin memperburuk situasi kemanusiaan di wilayah tersebut.

Di tengah eskalasi serangan, ribuan keluarga Palestina tetap melaksanakan salat Iduladha di antara reruntuhan bangunan dan kamp-kamp pengungsian. Sejumlah rekaman dan laporan dari lapangan memperlihatkan warga Gaza menggelar takbir Iduladha di tengah kehancuran akibat perang yang terus berlangsung.

Berbagai organisasi kemanusiaan internasional kembali memperingatkan bahwa kondisi di Gaza telah mencapai tingkat krisis yang sangat serius. Mereka menyoroti meningkatnya korban anak-anak, hancurnya infrastruktur sipil, serta ancaman kelaparan dan wabah penyakit akibat blokade berkepanjangan dan terbatasnya akses bantuan kemanusiaan.

Sementara itu, sejumlah negara dan lembaga internasional terus menyerukan penghentian segera serangan terhadap kawasan sipil dan perlindungan bagi warga sipil sesuai hukum humaniter internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *